Notification

×

Iklan

Iklan

Wakil Ketua Komisi D Dukung Penanganan DBD dengan Nyamuk Wolbachia

Kamis, 31 Agustus 2023 | 20:56 WIB Last Updated 2023-09-01T00:59:20Z

Ket Foto : Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung, Iwan Hermawan, S.E., Ak., hadir menjadi pemateri pada undangan acara Strategi dan Manajemen Implementasi Wolbachia, di Kota Bandung, di De Java Hotel, Kamis,(31/8/2023).   Dani/Humpro DPRD Kota Bandung.

KOTA BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,- Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Bandung, Iwan Hermawan, S.E., Ak., hadir menjadi pemateri pada undangan acara Strategi dan Manajemen Implementasi Wolbachia, di Kota Bandung, di De Java Hotel, Kamis, (31/8/2023).


Hadir pada kesempatan tersebut, kepala B2P2VRP, Tim Penggerak PKK Jawa Barat, kepala Bappelitbang Kota Bandung, kepala Dinkes Kota Bandung, para camat se-Kota Bandung, dan para undangan lainnya.


Pada sambutannya, Iwan menyambut baik inovasi yang dibuat tersebut. Ia mengatakan Wolbachia adalah inovasi yang dilakukan secara alamiah untuk mencegah DBD.


“Segala upaya untuk mengatasi permasalahan di Kota Bandung sudah banyak kita lakukan, dan ini menarik karena dilakukan secara alamiah juga, bagaimana metode nyamuk Wolbachia ini menjadi salah satu usaha inovasi untuk mencegah DBD,” ujar Iwan.


Iwan juga mengatakan dirinya akan terus mendukung inovasi yang dilakukan untuk kepentingan masyarakat luas.


“Kami di DPRD makin luas partisipasi publik banyak itu semakin baik, dan tentunya ini perlu terus didukung. Urusan penganggaran ada dua hal model kebijakan pertama dalam penganggaran, pilot proyeknya di tahun ini dan kemarin baru ketok palu anggaran 2024, maka ini perlu unsur pendorong lagi. Dukungan lain juga melalui perda kesehatan untuk urusan projek penanganan ini,” kata Iwan.


Hal tersebut melihat terus lebih baiknya penanganan wabah yang dilakukan berbagai pihak di Kota Bandung termasuk di Dinas Kesehatan.


“Dari data yang tersedia dari Dinkes penanaganan di Kota Bandung cukup baik juga, tapi penanganan mencegah lebih baik daripada mengobati, semoga kasus wabah makin menurun, agar penganggaran juga menurun,” ucap Iwan.*

×
Berita Terbaru Update