Notification

×

Iklan

Iklan

Gubernur Kukuhkan Fazar Jadi Kepala Perwakilan Baru BKKBN Jawa Barat

Jumat, 11 Agustus 2023 | 19:53 WIB Last Updated 2023-08-12T03:12:47Z

Caption : Gubernur Jabar Ridwan Kamil mengukuhkan  Kepala  Perwakilan  Badan  Kependudukan dan  Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) Jabar Fazar Supriyadi Sentosa di GOR Saparua, Kota Bandung, Jumat (11/8/2023).


KOTA BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,-- Gubernur Jawa Barat,Ridwan Kamil mengukuhkan Fazar Supriadi Sentosa sebagai Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat,menggantikan Wahidin yang hampir 3 tahun menakhodai BKKBN Provinsi Jawa Barat,pengukuhan sebagaimana termaktub dalam SK Kepala BKKBN RI No: 13/KP.05.01/PEG/2023 tertanggal 21 Juni 2023.


Dalam sambutannya, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menekankan bahwa tugas BKKBN sangat mulia, selaras dengan visi Jawa Barat Juara dan visi Bangsa Indonesia menjadi Negara maju.


“Oleh karenanya, dalam mengemban amanah jabatan, kita harus khoirunnas anfa’uhum linnas. Menjadi manusia terbaik dengan memberikan manfaat kepada masyarakat dengan meluangkan waktu, langkah dan ilmu untuk membawa Indonesia menjadi negara Adidaya,” Kata Kang Emil sapaan akrab Gubernur Jawa Barat di GOR Saparua Kota Bandung ,Jumat(11/8/2023).


Kang Emil menegaskan kembali, dalam kerja-kerja BKKBN, terkandung di dalamnya fondasi yang menjadi syarat bagi Indonesia agar bisa menjadi negara maju. “Yaitu, penduduknya harus berkualitas. Kualitas yang bagaimana?.Dia harus sehat, pintar, berakhlak dan ahli ibadah,” jelasnya.


Kang Emil juga menitipkan persoalan stunting untuk bisa tertangani dengan baik, karena selama ini pemprov jabar sudah berupaya menurunkan angka stunting hingga menuju target zero stunting.


“Jabar harus jadi yang terbaik dalam penanganan stunting di Pulau Jawa, harus zero stunting dan sekarang kita sedang menuju kesana,” tegasnya.


“Saya titip kepada Kepala BKKBN yang baru pertahankan prestasi pejabat sebelumnya, dan silahkan berinovasi dengan cara-cara yang baru, contohnya seperti di Kabupaten Sumedang yang bisa memetakan melalui Handphone,itu bisa jadi program 100 Hari pertama” Pungkasnya.(rie/red)

×
Berita Terbaru Update