Notification

×

Iklan

Iklan

Anggota Komisi V DPRD Jabar Toto Purwanto Sandi: Pembangunan Kesehatan Tanggungjawab Semua Pihak

Selasa, 04 Juli 2023 | 17:53 WIB Last Updated 2023-07-17T03:13:49Z

Caption : Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat H. Toto Purwanto Sandi, S.E., M.I.Pol

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,- Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat yang membidangi kesejahteraan rakyat (kesra).Komisi ini berkaitan erat dengan indeks Pembangunan Manusia (IPM) yang mengukur capaian pembangunan manusia berbasis sejumlah komponen dasar kualitas hidup. Sebagai ukuran kualitas hidup, IPM dibangun melalui pendekatan tiga dimensi dasar. Dimensi tersebut mencakup umur panjang dan sehat; pengetahuan, dan kehidupan yang layak.


Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat H. Toto Purwanto Sandi, S.E., M.I.Pol menegaskan bahwa pembangunan kesehatan jangan cuma mengandalkan anggaran pemerintah semata.


Menurut politisi partai berlambang bintang mercy ini,partisipasi masyarakat dan pihak swasta pun harus sama-sama aktif dalam pembangunan bidang kesehatan ini.


Anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Provinsi Jawa Barat ini mengatakan, pemerintah pusat maupun daerah punya kewajiban untuk merealisasikan program kerjanya masing-masing.


Akan tetapi, peran aktif masyarakat dan swasta akan menciptakan pembangunan yang lebih sempurna.


"Pembangunan bidang kesehatan tidak saja dilakukan oleh pemerintah pusat dan daerah, tetapi bisa juga melibatkan partisipasi masyarakat,” tegas Kang TPS apaan akrab Toto Purwanto Sandi.


Lebih lanjut dikatakan Kang TPS ,terlebih anggaran kesehatan pemerintah yang relatif masih terbatas meski selalu mendapat porsi lebih besar daripada sektor lainnya selain pendidikan.


Dengan demikian pelibatan non pemerintah dan masyarakat sangat penting dilakukan demi mengakselerasi peningkatan pelayanan kesehatan yang akan terlihat pada meningkatnya indeks kesehatan. 


Guna memudahkan prosesnya, butuh kebijakan di berbagai bidang, mulai dari kebutuhan informasi, rekomendasi sampai dengan perizinan di setiap tingkatan mulai dari daerah propinsi dan pusat,pungkas wakil rakyat  Daerah Pemilihan (Dapil) Jabar X meliputi Kabupaten Karawang dan Kabupaten Purwakarta ini.


Untuk diketahui, data BPS menunjukkan, tahun 2022 lalu indeks kesehatan Jawa Barat di angka 82,34. Angka ini mengalami kenaikan dalam tiga tahun terakhir sejak 2020.


Pada 2020 indeks kesehatan Jawa Barat berada di angka 81,60; kemudian terjadi sedikit peningkatan pada tahun 2021 yang mencapai 81,89 di 2021.(Rie/AdPar)  

×
Berita Terbaru Update