.

Ini Alasan,Habiburokhman Lebih Setuju Pemilu Coblos Nama Caleg

Caption : Wakil Ketua Umum (Waketum) Gerindra Habiburokhman

JAKARTA.LENTERAJABAR.COM
,- Wakil Ketua Umum (Waketum) Gerindra Habiburokhman menyoroti wacana pemilu menerapkan proporsional tertutup atau hanya mencoblos gambar partai bukan nama caleg. Habiburokhman mengaku lebih menyukai sistem proporsional terbuka.

"Kalau boleh bicara pribadi sebagai aktivis saya lebih suka proporsional terbuka," kata Habiburokhman kepada wartawan di Jakarta, Selasa (2/1/2023).

Habiburokhman menilai sistem proporsional terbuka menentukan caleg yang terpilih berdasarkan kerja kerasnya. Menurutnya, selama pemilu proporsional terbuka diterapkan, banyak tokoh yang aktif di arus bawah bisa mendapat kursi di parlemen.

"Kenapa? karena dengan sistem tersebut siapa yang benar-benar kerja keras pasti akan mendapatkan hasilnya," ujar dia.

"Sepanjang tiga pemilu terakhir banyak sekali tokoh-tokoh yang aktif di arus bawah bisa dapat kursi walaupun nomor urut di bawah. Dengan sistem terbuka semua caleg kerja keras," imbuhnya.

Habiburokhman menyampaikan sikap dari Partai Gerindra sendiri tak gamblang terkait wacana ini. Dia mengatakan parpolnya akan mengikuti ketentuan hukum yang berlaku.

"Kalau Partai Gerindra akan ikut ketentuan hukum yang berlaku. Jika diputus proporsional tertutup ya harus menyesuaikan," pungkasnya.(Rie/Red)