.

Menteri BUMN Erick Thohir Lantik Dua Direktur dan Satu Komisaris Baru PT Pos Indonesia


Komisaris baru PT Pos Indonesia (Persro) Gunawan Hutagalung 

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,- Menteri Badan Usaha Milik  Negara (BUMN) Erick Thohir mengubah nomenklatur (nama jabatan),melantik dua orang direktur baru dan seorang komisaris  PT Pos Indonesia (Persero). 

Perubahan itu berdasarkan hasil Rapat Umum Pemegang Sham (RUPS) yang berlangsung pada Rabu (19/10/2022) secara daring. 

Dalam surat keputusan Menteri BUMN nomor SK-230/MBU/10/2022 tanggal 19 Oktober 2022, Erick Thohir mengukuhkan pemberhentian Nezar Patria sebagai Direktur Kelembagaan dan Charles Sitorus sebagai Direktur Bisnis Jaringan dan Layanan Keuangan. 

Ket foto :Direktur Business Development dan Portofolio Management, Prasabri Pesti

Adapun  empat nomenklatur direktur yang diubah adalah Direktur Kelembagaan menjadi Direktur Business Development dan Portofolio Management. Direktur Operasi dan Teknologi Informasi menjadi Direktur Operasi dan Digital Service. Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum menjadi Direktur Human Capital Management. Lalu Direktur Bisnis Jaringan dan Layanan Keuangan menjadi Direktur Bisnis Jasa Keuangan.

Selanjutnya mengangkat  Haris sebagai Direktur Bisnis Jasa Keuangan.dan Prasabri Pesti sebagai Direktur Business Development dan Portofolio Management. 

Ket foto : Direktur bisnis jasa keuangan Harris

Pada kesempatan yang sama, Menteri BUMN melalui surat keputusan nomor SK-231/MBU/10/2022 tanggal 19 Oktober 2022 memberhentikan dengan hormat Ikhsan Baidirus dan mengangkat Gunawan Hutagalung sebagai Komisaris PT Pos Indonesia (Persero). 

Haris sebelumnya  adalah Senior Vice President  Sales dan Marketing  Bisnis Jasa Keuangan PT Pos Indonesia (Persero). Sementara Prasabri Pesti sebelumnya sebagai Head of Digital Vertical Ecosystem PT Telkom Indonesia. 

Komisaris baru PT Pos Indonesia (Persro) Gunawan Hutagalung saat ini juga menjabat sebagai Direktur Pengendalian Pos dan Informatika serta Plt Direktur Pos pada Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. ***