.

Gubernur Ridwan Kamil Jalan Kaki Bersama Warga Bogor

Caption : Ridwan Kamil bersama Wali Kota Bogor Bima Arya dan Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indinesia (KORMI) Pusat Hayono Isman berjalan kaki bersama ratusan warga menuju Lapangan Sempur Kota Bogor,Minggu (2/10/2022). 

KOTA BOGOR.LENTERAJABAR.COM
, -- Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil melepas peserta World Walking Day 2022 di GOR Pajajaran, Kota Bogor, Minggu (2/10/2022). 

Setelah melepas, Ridwan Kamil bersama Wali Kota Bogor Bima Arya dan Ketua Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indinesia (KORMI) Pusat Hayono Isman berjalan kaki bersama ratusan warga menuju Lapangan Sempur. 

"Hari ini saya berjalan kaki bersama warga dari GOR Pajajaran menuju Lapangan Sempur, menjadikan kita semua sehat," kata Ridwan Kamil.

Para peserta World Walking Day 2022 adapula yang menggunakan pakaian batik karena bertepatan pula dengan Hari Batik Nasional. 

Adapun jarak tempuh yang dilewati rombongan Gubernur sejauh 5 kilometer, dengan rute mengelilingi pusat Kota Bogor. Kegitan ini pun terselenggara di 24 kota se-Indonesia. 

"Kita harus sering-sering jalan santai agar sehat. Jangan banyak rebahan kita harus bergerak, karena dalam bergerak ada keberkahan," kata Kang Emil -- sapaan Ridwan Kamil. 

Melalui jalan sehat, Kang Emil berharap bisa menghadirkan kegiatan yang bermanfaat. Selain itu, mensyukuri juga nikmat dari Allah SWT karena masih bisa diberi kesehatan untuk melangkahkan kaki. 

"Kita rayakan hari jalan kaki sedunia dengan mensyukuri atas anugerah dari Allah SWT, mari jalan kaki ini manfaatkan," tandasnya. 

Sementara itu, Ketua KORMI Pusat Hayono Isman menyebutkan kegiatan olahraga bisa menstimulus rasa bahagia dalam menjalani aktivitas sehari-hari. 

"Dengan olahraga insyaallah kalau hati kita gembira apapun masalah kita bisa ditangani dengan kepercayaan diri tinggi," imbuhnya. 

Tak hanya itu, Hayono mempercayai bahwa dengan olahraga jalan kaki ini, bisa melahirkan hubungan emosional dan rasa kebersamaan. 

"Olahraga memperkuat hubungan sosial, bapak/ibu/kakek/anak/cucu hadir di sini. Menjaga rasa kebersamaan dan persatuan. Apapun perbedaannya, melalui olahraga kita bisa bersama-sama," ungkap Hayono.(Rie/Red)