.

Hj. Sumiyati Aleg Dapil Jabar 8, Apresiasi Gelaran Pesona Nusantara Bekasi Keren

Caption : Hj.Sumiyati,S.Pd.I.M..I.Pol Anggota DPRD Provinsi Jabar Dapil Jabar 8 Kota Bekasi dan Depok

KOTA BEKASI .LENTERAJABAR.COM
,- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat daerah pemilihan (dapil) Jabar 8 Kota Bekasi dan Depok Hj.Sumiyati,S.Pd.I.M..I.Pol mengapresisi acara Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) yang di gelar Pemerintah Kota Bekasi  di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Sabtu (10/9/2022). 

Menurut bunda Sum sapaan akrab Hj.Sumiyati dari Fraksi Partai Demokrasi Indonesia (F-PDI) Perjuangan ini mengungkapkan, PNBK yang baru pertama kalinya digelar ini merupakan wadah kenusantaraan yang menampilkan seni budaya dari seluruh etnik Indonesia. 

Lebih lanjut dikatakan Anggota Legislatif (Aleg)  partai berlambang banteng moncong putih ini total ada 10.000 orang terlibat dalam PNBK. Mereka merupakan warga dari beragam entis yang menetap di Kota Bekasi,tutur ibu tiga orang putra ini. 

Museum Rekor Indonesia (MURI) mencatat penyelenggaraan ini sebagai gelaran seni penampil terbanyak di Indonesia. 

Acara tersebut dihadiri Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil pada sambutannya mengatakan, gelaran PNBK menunjukan bahwa Kota Bekasi merupakan Kota Pancasila. Ini terlihat dari keberagaman suku bangsa yang sangat kompak dan guyub. 


Caption : Penari Ronggeng Beken  pada acara Pesona Nusantara Bekasi Keren (PNBK) di Stadion Patriot Candrabhaga, Kota Bekasi, Sabtu (10/9/2022). 

"PNBK menunjukan Bekasi sebagai Kota Pancasila karena keberagaman tadi diperlihatkan dari berbagai etnis mulai dari Sumatera sampai Indonesia timur berkumpul di Bekasi, dan mereka sangat kompak dan guyub," ujarnya. 

Keberagaman budaya yang ada di Kota Bekasi juga mempertegas, bahwa Bekasi merupakan persimpangan berbagai budaya Nusantara. 

Kang Emil sapaan akrab Ridwan Kamil berharap masyarakat Kota Bekasi mampu terus menjaga momentum kerukunan antar suku bangsa, sehingga Kota Bekasi menjadi teladan atau percontohan bagi daerah lainnya. 

"Titip kerennya Bekasi ini tolong dijaga dengan sikap dan prestasi agar menjadi teladan bagi kota lainnya di Indonesia," pesan Kang Emil. 

Sementara itu Pelaksana Tugas Wali Kota Bekasi Tri Adhianto mengungkapkan, selain ingin mempertegas kotanya sebagai miniatur Indonesia, gelaran PNBK juga sebagai wadah bagi seniman dan budayawan untuk berekspresi yang bermuara pada pemulihan ekonomi pascapandemi. 

"Ini sebagai wadah seniman dan budayawan berekspresi, meningkatkan gairah pariwisata dan branding Kota Bekasi yang muaranya adalah kebangkitan ekonomi pascapandemi," kata Tri. (Rie/AdPar)