.

Komisi III Kunker Ke Samsat Outlet Margaasih Kabupaten Bandung

Caption : Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat saat kunker ke Kantor Samsat Outlet Margaasihr Kabupaten Bandung.

KAB.BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,- Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat  yang membidangi keuangan , meliputi: Pendapatan Asli Daerah (Pajak Daerah, Retribusi Daerah,yang mana salah satu mitra kerjanya adalah Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) .

Sesuai dengan tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi) Pimpinan dan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa  Barat lakukan kunjungan kerja (kunker) ke Kantor Samsat Outlet Margaasih Ruko A No.1 Taman Kopo Indah II Margaasih Blok I B No.37A, Rahayu, Kec. Margaasih, Kabupaten Bandung, Senin (23/5/2022).

Kunker tersebut dipimpin langsung oleh Wakil Ketua Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Sugianto Nangolah, kunjungan kerja tersebut dilakukan dalam rangka meninjau pelaksanaan oprasional Samsat Outlet.

Menurut Anggota komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Hj.Sumiyati,S.Pd.I.M..I.Pol. Kunker dilakukan dalam rangka evaluasi mitra kerja komisi Tahun 2021 dan triwulan I tahun 2022.


Caption : Anggota komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat Hj.Sumiyati,S.Pd.I.M..I.Pol.(tengah) saat kunker ke Kantor Samsat Outlet Margaasihr Kabupaten Bandung.

Lebih lanjut dikatakan bunda Sum sapaan akrab Hj,Sumiyati,pada kesempatan tersebut pihaknya menacari informasi soal kinerja dan membahas tentang kemudahan fasilitas dan kenyamanan masyarakat membayar pajak.

Komisi III juga menyarankan pada Samsat untuk meningkatkan sosialisasi lewat aplikasi belanja dan menjalin kerjasama dengan pihak lain.

Pembayaran pajak via online sudah mulai di lakukan dari awal 2019, sehingga sosialisasi tersebut masih perlu di maksimalkan kepada masyarakat. 

Selain itu juga Komisi III menyarankan Samsat Outlet Margaasih Untuk meningkatkan sosialisasi dan himbauan sehingga kesadaran masyarakat membayar pajak kendaraan meningkat.

“Pembayaran pajak secara teknologi digital sangat disarankan, karena lebih mudah tidak ada antrian. Seperti lewat Tokopedia, Bukalapak dan lainnya,” pungkas wakil rakyat daerah pemilihan (Dapil) Jabar VIII Kota Bekasi dan Kota Depok ini.(Rie/AdPar)