.

Legislator Hj.Sumiyati,S.Pd.I,M.IPol Apresiasi Tuntutan PJU Kepada HW

Caption : Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP) DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj.Sumiyati,S.Pd.I,M.IPol

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,--Tuntutan hukuman mati yang dilakukan Jaksa Penuntut Umum (JPU) terhadap Herry Wirawan (HW),berkenaan dengan tindak pidana asusila dengan korban santriwati yang mencapai 13 orang di Bandung, Jawa Barat mendapat apresiasi sejumlah kalangan 

Dengan tuntutan maksimal tersebut diharapkan memberikan rasa keadilan kepada korban dan efek jera agar kasus serupa tidak terulang dikemudian hari.

Ungkapan tersebut di sampaikan kalangan DPRD Jabar, berkenaan dengan proses hukum itu memberikan apresiasi.

Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (F-PDIP) DPRD Provinsi Jawa Barat, Hj.Sumiyati,S.Pd.I,M.IPol mengapresiasi dan mendukung apa yang dilakukan para penegak hukum yang memberikan pandangan yang sama dalam penanganan kasus pemerkosaan santriwati di Jawa Barat itu.

Menurutnya, munculnya tuntutan hukuman mati bagi pelaku tindak pidana asusila dengan korban santriwati, harus menjadi pembelajaran bagi berbagai pihak.

Tuntutan hukuman mati , semoga memberikan efek jera sehingga tak ada lagi kasus serupa yang terjadi,tutur srikandi partai berlambang banteng moncong putih ibu dari tiga orang anak ini.

Kasus asusila dengan terdakwa HW, saat ini menjadi perhatian publik secara luas. Hal ini, diakibatkan karena korban dari kejahatan tersebut anak dibawah umur dari sisi jumlahnya juga banyak mencapai belasan orang.

Harapan ke depan, pengawasan terhadap anak harus dioptimalkan terutama dalam proses perlindungan dan pembinaan  anak di semua lingkungan, keluarga, lembaga pendidikan baik formal maupun informal serta lingkungan masyarakat lainnya.

Untuk korban dari kejahatan terdakwa, patut dicari solusi agar para korban bisa hidup dalam suasana nyaman di lingkungannya.

Perlu diketahui hal senada juga di ungkapkan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (Menteri PPPA) Bintang Puspayoga, di Jakarta, mengapresiasi para penegak hukum yang memberikan pandangan yang sama dalam penanganan kasus pemerkosaan santriwati di Jawa Barat.

Pada kesempatan yang sama Wakil Menteri Agama (Wamenag) Zainut Tauhid juga berharap tuntutan tersebut dapat memberikan efek jera pada orang-orang yang melakukan hal serupa. (Rie/AdPar)