.

Legislator Pepep : PPP Jabar Targetkan Raih 9 Kursi DPRD Jabar di 2024

Caption : Sekretaris DPW PPP Jabar, Pepep Saeful Hidayat


BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,--Partai Persatuan Pembangunan (PPP) bertekad untuk kembali meraih kejayaan. Bahkan, PPP Jabar optimis bisa kembali meraih 9 kursi di DPRD Jabar pada 2024 layaknya tahun 2014 silam.

Sekretaris DPW PPP Jabar, Pepep Saeful Hidayat memaparkan, strategi pertama yang akan dilakukan yaitu menguatkan basis pemilihan PPP yang notabene menjadi medium kejuangan dari para ulama dan santri. Oleh sebab itu, PPP Jabar akan segera merajut kembali komunikasi dan mengembalikan jati diri partai sebagai alat juang para ulama.

Lebih lanjut dikatakan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jabar Pepep mengaku PPP Jabar terus memberikan ruang dan kepercayaan kepada kaum muda partai untuk berkarya di bidang politik. Bahkan, PPP Jabar tengah fokus merawat dan mengembalikan suara yang pernah hilang serta menggalang pemilih pemula.

"PPP sangat memberikan ruang bagi kaum muda untuk berkarir. Sasaran perolehan suara PPP adalah pemilih pemula dan mengedepankan komunikasi dengan para alim ulama, pesantren, dan santri," papar Pepep, Selasa 30 November 2021.

Anggota Legislatif (Aleg) daerah pemilihan (dapil) Jabar XI meliputi Kabupaten Sumedang,Majalengka dan Subang (SMS) ini saat ditanya daerah yang menjadi lumbung suara parati berlambang Kabah ini menjelaskan,lumbung suara PPP Jabar tidak hanya di Kabupaten Tasikmalaya tetapi Pangandaran, Garut, dan Kota Tasikmalaya pun menjadi lumbung suara.

"Mudah-mudahan di Kabupaten Bandung dengan bergabungnya para kyai dan ulama akan mengembalikan kejayaan PPP. Di Kabupaten Cianjur, Sukabumi, dan Bogor juga memiliki tradisi kuat sebagai pemilih loyalis PPP. Hari ini di Bogor itu sebagai basis juga," tuturnya.

Selain daerah tersebut, Pepep menambahkan, penguat untuk mengembalikan kejayaan PPP juga diperoleh dari bergabungnya pesantren besar di Jabar. Pesantren yang dimaksud yakni Pesantren Kempek, Miftahul Huda, Darul Aqam, dan lainnya juga menjadi energi terbarukan bagi PPP,pungkas pria kelahiran Majalengka 11 Mei 1972.(Rie/Red)