.

Legislator Menginggatkan Masyarakat Waspada Bencana Alam

Caption : Hj.Sumiyati,S.Pd.I,M.IPol Anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Jawa Barat.

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,--Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini mewaspadai datangnya La Nina jelang akhir tahun ini.

Berdasarkan monitoring terhadap perkembangan terbaru dari data suhu permukaan laut di Samudra Pasifik bagian tengah dan timur, menunjukkan bahwa saat ini nilai anomali telah melewati ambang batas La Nina, yaitu sebesar 0.61 pada Dasarian I Oktober 2021.

Kondisi ini berpotensi untuk terus berkembang dan kita harus segera bersiap menyambut kehadiran La Nina 2021/2022 yang diprakirakan akan berlangsung dengan intensitas lemah – sedang, setidaknya hingga Februari 2022.

Himbauan tersebut patut mendapat perhatian serius menginggat hampir seluruh wilayah provinsi Jawa Barat masuk zona merah rawan bencana alam, baik berupa bencana banjir maupun tanah longsor, untuk itu, hendaka masyarakat harus meningkatkan kewaspadaan,ungkap Hj.Sumiyati,S.Pd.I,M.IPol Anggota Fraksi PDIP DPRD Provinsi Jawa Barat.Senin 18 Oktober 2021. 

Lebih lanjut dikatakan wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Jabaar VIII meliputi Kota Bekasi dan Depok ini,Karena bencana alam tidak dapat dipastikan tapi diketahui dari tanda-tandanya, seperti, hujan yang cukup deras dan lebat; gunung/ perbulitan yang sudah gundul dan alih fungsi,tutur Bunda Sum sapaan akrab ibu dari tiga putra ini yaitu Gilang Esa Mohammad,Gandhi Dwiki Mahammad dan Guruh Tri Mohamad.

Ditambahkan Anggota Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat yang membidangi keuangan ini cukup banyak bencana alam yang terjadi di kabupaten/kota di Jabar, baik berupa banjir maupun dan tanah longsor. Untuk itu, masyarakat dan stakholder yang ada di Jawa Barat tentunya harus bersiap-siap menghadapi semua itu.

Adapun bencana alam banjir  dan tanah longsor yang kerab melanda daerah Jabar seperti terjadi di  Kuningan, Sumedang, Kab. Bandung, Kab Bandung Barat, Kab.Cianjur, Kab Bogor, kota/Kab Bekasi, Kab Karawang, Kab/kota Cirebon termasuk juga kota Bandung.(Rie/Adikarya)