.

Siswa MTS 2 Kota Bandung Antusias Ikut Vaksinasi Rindu Sekolah Tatap Muka

Caption : Salah seorang pelajar saat di cek suhu tubuh di depan gerbang pintu masuk oleh petugas sekolah sebelum mengikuti PTMT(foto; dok istimewa)

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
, -- Perlahan namun pasti, situasi penanganan COVID-19 di Kota Bandung terus mengalami perbaikan dan menumbuhkan optimisme bagi publik. Indikasi membaiknya penanganan pandemi di ibu kota provinsi Jawa Barat ini setidaknya terlihat dari kurun waktu dua pekan terakhir, dimana pertambahan kasus konfirmasi positif COVID-19 terus mengalami penurunan.

Pemerintah Kota Bandung dalam menggelar kegiatan belajar mengajar (KBM) secara Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) di sekolah,Tini Kartini salah seorang wali murid di MTs 2 Kota Bandung, mengapresiasi kebijakan tersebut,

“Semoga kebijakan ini memberikan harapan menuju kebaikan dengan adanya sekolah tatap muka terbatas . Agar anak-anak bisa berinteraksi dengan teman-temannya lagi,” ujar Tini kepada lenterajabar.com selasa (21/9/2021).

MTS 2 Kota Bandung kemarin mengelar vaksinasi untuk siswa-siswi sebagai prasyarat untuk di mulai pembelajaran tatap muka (PTM) terbatas di Kota Bandung .Siswa yang ikut vaksinasi diantar orang tuanya.

Program Vaksinasi ini, diadakan oleh pihak sekolah bekerja sama dengan pihak kelurahan sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam mencapai herd immunity. Vaksinasi dengan jenis vaksin Sinovac .


Para siswa-siswi MTS 2 Kota Bandung terlihat antusias mengantre ikut vaksinasi ini sejak pukul 08.00 WIB sampai jam 14.00 WIB.

Auliya Azka Nadhira (14) merupakan salah satu siswa yang bersekolah di MTS 2. Ia mengaku sudah sangat rindu dengan sekolah karena sudah sejak kelas 1 SMP, ia dan teman seangkatannya menjalani Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ).

"Kangen belajarnya, kangen bermainnya, di rumah juga pusing habis absen tidur lagi kan, tapi kalau sekolah offline kan kayak ada semangatnya. Kangen aja gitu suasana di sekolah, kayak bareng temen-temen, pengen banget kayak dulu," ungkap Dira sapaan akrab Auliya Azka Nadhira kepada lenterajabar.com, Selasa  (21/9/2021)

Saat ini, Dira duduk di kelas 9 atau 3 SMP. Hampir seluruh masa sekolahnya, naik kelas 2 dan sekarang kelas 3.Sekira satu tahun setengah ia habiskan di rumah mengikuti Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ). 

Alhamdulillah,tak lama lagi ia dan teman seangkatannya pun lulus SMP. Hal ini menjadi kekhawatiran Dira tidak bisa merasakan suasana sekolah.

"Sedihnya nggak bisa rasain suasana sekolah, nggak kenal adik kelas, kakak kelas, nggak bisa ngerasain jadi kakak kelas juga," tutur Dira.

Dira pun berharap pandemi ini bisa musnah agar ia dan teman-teman bisa bersekolah kembali seperti dulu.

"COVID-19 semoga cepat hilang amin. Dan, semoga nanti kalau udah SMA Alhamdulillah udah ngga ada [virus corona]," tutur alumni SDI Bakti Asih Padasuka Kota Bandung ini.

Sahabat Dira , Sandrina (14) juga mengaku rindu dengan suasana sekolahnya dan antusias mengikuti vaksinasi, berharap bisa segera sekolah tatap muka.

"Senang banget ikut vaksinasi di sini, soalnya kangen juga ke sekolah langsung untuk bertemu dengan teman-teman dengan selalu displin protokol kesehatan 5M yaitu Memakai maskerMencuci tangan pakai sabun di air mengalir,Menjaga Jarak,Menjauhi kerumunan dan Mengurangi mobilitas,"tutur Sandrina. 

Ditambahkannya dengan adanya PTMT walaupun jumlah siswa dan jam pembelajaranya di batasi,Ia tetap pengen banget sekolah offline kalau online susah kurang penjelasan dari guru,pungkas Sandrina.(Ferry Ardinsyah)