.

Jabar Dapat Bantuan Paket Isoman dari Ustaz Adi Hidayat

Caption:Ustaz Adi Hidayat (UAH) saat menyerahkan bantuan paket isoman kepada gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil untuk menguatkan perlindungan terhadap COVID-19

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,–Pemda Provinsi Jawa Barat menerima bantuan paket isoman dari ustaz Adi Hidayat (UAH). Bantuan bukan saja berupa paket suplemen dan vitamin tapi juga buku – buku agama Islam. 

Di dalam paket tersebut ada suplemen PH-7 seperti yang dipakai Ridwan Kamil untuk menguatkan perlindungan terhadap COVID-19. Kemudian ada aneka buku mulai dari pelajaran menghafal Alquran sampai kebahagiaan. 

“Ini  supaya orang-orang yang isoman jangan fokus ke pikiran negatif,  yang dibaca kurang bermanfaat, (dengan bantuan ini) kita geser ke hal yang bermanfaat sehingga lahir batinnya tertolong oleh paket ini," ujar Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil di kantor MUI Jabar Jalan RE Martadinata, Kota Bandung, Rabu (18/8/2021).

Ridwan Kamil mengaku bantuan paket isoman dari UAH ini pas dengan situasi dan kondisi masyarakat saat ini. Menurutnya untuk sembuh dari COVID-19 ternyata tidak melulu harus ada asupan fisik saja tapi juga psikis agar bahagia. 

“Kami mendapati ada satu fenomena bahwa pasien-pasien isoman itu tidak hanya urusan klinisnya yang ingin dibantu, tapi psikisnya. Hadirlah ini bantuan yang pas yang sedang kita butuhkan yaitu paket isoman dari Ustaz Adi Hidayat dan yang lainnya," katanya. 

Ridwan Kamil menambahkan bantuan untuk isoman ini sangat penting. Apalagi mayoritas pasien COVID-19 di Jawa Barat justru tidak dirawat di rumah sakit melainkan menjalankan isolasi mandiri.

"Tapi mayoritas pasien COVID-19 DI Jawa Barat itu bukan di rumah sakit tapi di rumah-rumah. Oleh karena itu perhatian kita permasalahan mereka yang di rumah-rumah," katanya. 

Mengenai penyaluran paket isoman ini, Gubernur menekankan tidak harus harus satu pintu. Akan tetapi bisa  dari berbagai pintu asalkan paket isoman ini bisa sampai langsung ke masyarakat yang membutuhkan. 

"Sudah puluhan ribu kami terima dikirimkan kita tidak harus satu pintu yang penting masyarakat menerima. Ada pintu nanti dari MUI, pintu dari masjid, tempat lain yang penting sampai kepada yang membutuhkan," kata Ridwan Kamil 

Pemda Provinsi Jawa Barat juga sudah meluncurkan layanan telemedicine. Lewat konsultasi secara daring ini, ada 13 dokter yang sudah menjawab 50.000 pertanyaan dari para pasien yang isoman. Selain itu, pemerintah provinsi Jawa Barat juga sudah mengirimkan paket obat gratis kepada para masyarakat yang sedang isolasi mandiri.(Rie/Red)