.

Aleg Minta Pemprov Jabar Terus Promosikan Wisata Lewat Medsos Meski Masa Pandemi

Caption : Anggota Komisi III DPRD provinsi Jabar Hj. Sumiyati, SPd.I.M.I.Pol 

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,--Sektor wisata merupakan salah satu sektor sumber Pendapatan Asli Daerah (PAD),seperti Jawa Barat banyak memiliki objek wisata untuk itu keberadaan Objek Daerah Tujuan Wisata (ODTW) harus gencar dilakukan sosialisasi dan promosi sehingga banyak wisatawan mancanegara (wisman) dan wisatawan nusantara (wisnu) tertarik untuk berkunjung ke daerah tersebut.

Menyikapi kondisi tersebut DPRD Provinsi Jawa Barat meminta Pemprov Jabar terus mempromosikan sektor pariwisata lewat media sosial dengan mencontoh beberapa negara maju yang sektor wisatanya juga terdampak pandemi COVID-19.Namun tetap gencar promosi untuk menjaga brand dan image ODTW nya

Komisi III DPRD Provinsi Jawa Barat yang membidangi keungan salah satu mitra kerjanya Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) yaitu PT Jasa dan Kepariwisataan (Jaswita) Jabar ungkap Anggota Legislatif (Aleg) Hj. Sumiyati, SPd.I.M.I.Pol  saat di minta tanggapan melalui melalui telepon selulernya Selasa 13 Juli 2021.

Lebih lanjut dikatakan Bunda Sum sapaan akrab Hj. Sumiyati Anggota Komisi III DPRD provinsi Jabar ,srikandi partai berlambang banteng moncong putih ini,pelaku pariwisata di sejumlah negara maju terus mencari cara agar bisnisnya memiliki prospek ke depan.

Menurut Bunda Sum, seperti malaysia mereka juga tetap melakukan promosi meskipun belum mendapat kepastian waktu pandemi COVID-19 akan berakhir.

Ia menilai hal itu mengindikasikan pelaku pariwisata di luar negeri tetap berpikir cara berinvestasi untuk masa depan sehingga saat pariwisata mulai dibuka, para wisatawan akan ingat dan tetap akan pergi ke Malaysia.

Artinya, pemerintah atau pelaku pariwisata tetap menjaga wisatawan agar ingat dengan Malaysia. Minimal melalui media sosial mengabarkan kondisi pariwisata di negara tersebut, tuturnya.

Lebih lanjut dikatakan wakil rakyat daerah pemilihan(dapil) Jabar VIII meliputi Kota Bekasi dan Depok ini,dengan perencanaan yang  baik tentunya akan berdampak terhadap hasil untuk pemerintah Daerah maupun Provinsi, papar alumni papar legislator  lulusan Magister Ilmu Politik dari Universitas Padjadjaran (Unpad) ini.

Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjungan (PDIP) DPRD Jabar ini. Pihaknya (red-Komisi III)  mengingatkan rencana pembangunan dan pengembangan pariwisata harus melibatkan masyarakat sekitar sehingga dengan keterlibatan mereka  berdampak terhadap pendapatan ekonomi warga setempat. Komisi III mendukung dengan perencanaan pembangunan obyek wisata ini,pungkas perempuan kelahiran Jakarta 20 September ini. (Rie/Adikarya).