.

Ada Beberapa Pelajaran Ridwan Kamil Sebagai Pemimpin dari Pandemi COVID-19

Caption : Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil Training for Trainer Smart Method Bil Qalam 9 Jam Paham Bahasa Arab Alquran secara virtual dari Gedung Pakuan, Bandung.

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,–Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil menargetkan seluruh desa memiliki penghapal Alquran. Hal ini guna mewujudkan Jawa Barat Juara Lahir dan Batin .ungkapnya  di Gedung Pakuan, Bandung, Sabtu (31/7/2021). 

Pemda Provinsi Jabar bersama pemkab/pemkot akan memasifkan pelatihan membaca Alquran kepada sekitar 45 juta penduduk muslim di Jabar. Tujuannya bukan saja memberantas buta akasa Alquran tapi juga meningkatkan pemahaman isi kitab suci .  

Menurut Ridwan Kamil  walau situasi masih pandemi COVID-19  Pemda Provinsi Jabar tetap anggarkan untuk satu pesantren satu hafizh,Selain menghapal dan membaca Alquran, Ridwan Kamil juga berpesan kepada muslim di Jabar kalau memungkinan minimal menguasai tiga bahasa, yakni Indonesia, Inggris, dan Arab. 

Pada acara ini juga Kang Emil sapaan Gubernur Ridwan Kamil menyebut ada beberapa pelajaran yang bisa diambil dirinya sebagai pemimpin dari pandemi COVID-19,kata pria kelahiran Bandung 4 Oktober 1971. 

Lebih lanjut dikatakan pria berkacamata ini pertama, belajar lebih bersabar mengingat dirinya menerima banyak keluhan dan komplain masyarakat. Keluhan sesuatu yang wajar karena  banyak masyarakat kehilangan penghasilan. 

"Saya merasa level kesabaran kita di masa pandemi ini menjadi membaik. COVID-19 juga berdampak pada pendapatan, bukan hanya masyarakat namun juga pemerintah. Ada yg hilang ratusan ribu di jalanan, ada yang hilang jutaan, miliaran, bahkan triliunan seperti pemerintah” sebutnya.  

“Kami (Pemda Provinsi) Jabar potensi pendapatannya hilang 5T. Sedih karena tadinya bisa untuk bangun jembatan, jalan dan segala rupa,"tutur ayah tiga orang anak yaitu Camilia Laetitia,Emmiril Khan Mumtadz dan Arkana Aidan Misbach ini. 

Ridwan Kamil juga menyebut pemerintah terpaksa harus menerapkan kebijakan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4 untuk menekan kasus COVID-19. Menurut Ridwan Kamil, pemerintah sebetulnya berat memberlakukan kebijakan tersebut.

Di tengah pandemi saat ini.gubernur Ridwan Kamil selalu menghimbau dan meminta publik  untuk disiplin menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) Dengan senantiasa menerapkan 5M yaitu Memakai Masker,Mencuci tangan pakai sabun di air mengalir,Menjaga Jarak,Menjauhi kerumunan dan Mengurangi aktifitas,hal itu sebagai upaya untuk memutus mata rantai penyebaran COVID-19,pungkas suami Atalia Praratya ini.(Rie/Red)