.

Perumda Tirtawening Akan Ubah Pola Distribusi Air

Caption : Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirtawening Sonny Salimi

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,--Perumda Tirtawening terus melakukan sejumlah inovasi,untuk meningkatkan pelayanan terhadap pelanggan.

Salah satu upaya tersebut, Perumda Tirtawening akan mengubah pola distribusi air yang akan disalurkan ke seluruh pelanggandi Kota Bandung.

Menurut Direktur Utama (Dirut) Perumda Tirtawening Sonny Salimi, pihaknya akan melakukan ujicoba terlebih dahulu pola distribusi air yang baru,ungkapnya kepada media di Bandung Senin 31 Mei 2021.

Lebih lanjut dikatakannya besok, ada ujicoba perubahan pola distribusi air . Setelah puluhan tahun ini baru dilakukan,tutur Sonny seraya menambahkan,jika sebelumnya yang dilakukan untuk meningkatkan pelayanan dari sisi teknis, kini akan dilakukan dari segi sistem,terangnya.

Dalam sistem yang berlaku sebelumnya jelas Sonny, pola distribusi air kepada pelanggan dilakukan 24 jam.Sekarang kita coba secara sistem hidrolis pola distribusi air  baru.Dengan pola baru, pihaknya mencoba distribusi air dari Perumda dilakukan per 12 jam.

"Disini ada pipa air 6 buah dengan ukuran besar-besar, dihitung ada yang diameter 200, 600, 800 ada tiga, dan diameter 900. Jika ditotalkan, diameternya 4.000 lebih, sementara kapasitas produksi cuma 1.800 liter per detik, itu tentu akan ada kehilangan tekanan," paparnya.

Saya coba minta ke temen-temen wilayah yang bertanggungjawab dalam distribusi untuk menghitung dan mengevaluasi ulang. Gimana kalau sekarang pipa yang enam ini, dialirinya tidak secara bersamaan, tapi digilir selama 12 jam,katanya.

Ditambahkannya dengan pola tersebut, ada beberapa keuntungan yang akan didapat konsumen.Salah satunya, kuantitas atau jumlah air yang diterima konsumen lebih banyak.

Diharapkan saat (pipa) penuh air akan meningkatkan tekanan, dan ketika tekanan itu hadir maka benefitnya bagi masyarakat akan mendapat aliran air dengan tekanan cukup, dengan durasi panjang, dan kuantitas atau jumlahnya lebih banyak,jelas Sonny.(Rie/Red)