.

PKS Luncuran Gerakan Nasional Indonesiaku Hijau,DPW PKS Jabar Komitmen Menjaga Lingkungan

Caption : Ketua DPW PKS Jawa Barat, Haru Suandharu (tengah) menyerahkan bantuan bibit tanaman di sela acara peluncuran Gerakan Nasional Indonesiaku Hijau, Minggu, 25 April 2021./dok. DPW PKS Jabar


BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,--Partai Keadilan Sejahtera (PKS) memegang teguh komitmen untuk selalu menjaga lingkungan.

Komitmen itu salah satunya diwujudkan melalui peluncuran Gerakan Nasional Indonesiaku Hijau.

Peluncuran gerakan diinisiasi Bidang Ekuintek DPP PKS dan digelar serentak secara luring (luar jaringan) dan daring (dalam jaringan) serentak dibeberapa wilayah Provinsi.

Di Jawa Barat, Kota Bandung dipilih oleh DPW PKS Jawa Barat sebagai salah satu titik lokasi perhelatan acara tersebut.

Alasannya, Kota Bandung menjadi model dalam pengelolaan sampah dan lingkungan. Kota Bandung pun diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lainnya.

Ketua DPW PKS Jawa Barat, Dr. Haru Suandharu dalam sambutannya menyatakan, Program Buruan Sae dan Kang Pisman di Kota Bandung adalah contoh program yang sangat luar biasa dalam menggerakkan masyarakat berpartisipasi.

Haru pun mengajak kita mengingat ke masa lalu, masa kelam saat terjadi tragedi longsor di TPA Leuwi Gajah.

"Dulu kita pernah mengalami hal yang buruk dengan sampah yaitu kasus ledakan sampah di Leuwi Gajah. Hari ini jangan sampai kita menunggu korban berikutnya," ujarnya, Minggu, 25 April 2021.

"Gerakan Nasional Indonesiaku Hijau ini bukan sekedar launching, tapi kita akan bersama-sama menjaga lingkungan," tambah Haru.

Peluncuran Gerakan Nasional Indonesiaku Hijau dilanjutkan dengan menyimak pidato Presiden PKS, Ahmad Syaikhu.

Kemudian penanaman pohon secara simbolik oleh Wali Kota Bandung Oded M Danial, Dr. Haru Suandharu, Siti Oded (Ketua BPKK DPW PKS Jabar) dan Asep Arwin (Ketua Ekuintek DPW PKS Jabar).

Sementara itu, Wali Kota Bandung, Oded M Danial mengatakan, Kota Bandung secara bertahap berbenah dalam pengelolaan sampah dan lingkungan.

Oded menyatakan, permasalahan sampah sekarang sudah bisa tertangani bersama warga Kota Bandung yang juga peduli terhadap lingkungan.

"Sekarang hasilnya sudah bisa dinikmati oleh masyarakat," tandas Oded.***