.

DPRD Mendukung Program Sosialisasi Penyaluran Rutilahu

Caption : Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Jabar Boy Iman Nugraha bersama
Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundarisaat sosialisasi rutilahu.

MAJALENGKA.LENTERAJABAR.COM
,--Sebanyak 1.785 unit rumah tidak layak huni (rutilahu) di Kabupaten Majalengka akan diperbaiki pada tahun 2021 dengan biaya mencapai Rp 31 miliar yang berasal dari anggaran pinjaman Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN). Bantuan program renovasi rutilahu ini digagas Dinas Perumahan dan Permukiman Jawa Barat.

Kepala Dinas Perumahan dan Pemukiman Jabar Boy Iman Nugraha mengatakan,jatah merenovasi rumah itu mengalami kenaikan dari tahun 2020, sebelumnya Majalengka hanya mendapat jatah sekitar 400 unit ungkapnya di sela pembukaan sosialisasi program bantuan rutilahu Jawa Barat di Fitra Hotel Majalengka, Rabu (10/3/2021).

Menurut Boy, perbaikan rutilahu di masa pandemi COVID-19 ini harus mampu menjadi stimulus pemulihan ekonomi daerah sehingga perekonomian di Majalengka bisa terus bergulir.

Adapun kriteria penerima bantuan rutilahu di antaranya masyarakat dengan penghasilan rendah, mempunyai lahan dan diusulkan oleh LKM atau BPM yang disetujui pihak desa atau kelurahan,jelas Boy.

Ditambahkan Boy rutilahu ini harus menjadi stimulus pemulihan ekonomi lokal dengan menggunakan tenaga kerja setempat, termasuk bahan baku yang digunakan. Sehingga investasi ini tidak kemana-mana,tuturnya.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari mengapresiasi, program Sosialisasi Penyaluran Bantuan Sosial Rutilahu Tahun Anggaran 2021 yang digagas oleh Dinas Perumahan dan Permukiman Provinsi Jawa Barat.

“Alhamdulillah di tahun 2021 ini sudah mulai berjalan, dan bisa memberikan kembali bantuan-bantuan bagi kesejahteraan masyarakat di Jawa Barat”, kata Ineu legislator partai berlambang banteng moncong putih ini  pada acara tersebut.

Ditambahkannya pagu anggaran Rutilahu sekitar Rp17,5 juta per 1 unit rumah diharapkan dapat memberikan dampak positif dan sebagai salah satu upaya percepatan pembangunan Rutilahu di Jawa Barat. Tinggal bagaimana setelah ini ada pemberdayaan ekonomi sehingga bisa berjalan dengan pembangunan di desa-desa, pungkas wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Jabar XI meliputi Kabupaten Sumedang,Majalengka dan Subang (SMS) ini.

Acara tersebut dihadiri oleh peserta Anggota BKM/LPM/LKM dan Tim Teknis di 26 Kecamatan dan Kepala Desa se kab. Majalengka secara virtual.

Acara tersebut dihadiri oleh peserta Anggota BKM/LPM/LKM dan Tim Teknis di 26 Kecamatan dan Kepala Desa se kab. Majalengka secara virtual.(Rie/Adv).