.

DPRD Dukung BUMD Berkolaborasi Dalam Pemulihan Ekonomi

Caption : nggota Komisi III DPRD Jabar, Hj.Sumiyati,S.Pd.I,M.IPol 

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
.--Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, dalam acara bjb Business Review Semester II Tahun 2020 di Hotel Mason Pine, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (4/3/2021). telah menyampaikan harapan agar seluruh BUMD bisa melakukan kolaborasi dalam menjalankan usahanya.

Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) memiliki peran strategis di tengah pandemi COVID-19. Dengan inovasi dan kolaborasi, BUMD dapat mendorong pemulihan ekonomi.Ridwan Kamil pun meminta BUMD Provinsi Jabar untuk memperkuat kolaborasi dan memaksimalkan tujuh potensi ekonomi Jabar pascapandemi COVID-19.

Tujuh potensi ekonomi tersebut yakni: (1) meraup peluang investasi perusahaan yang pindah dari Tiongkok; (2) swasembada pangan; (3) swasembada teknologi; (4) mendorong peluang bisnis di sektor kesehatan; (5) digital ekonomi; (6) penerapan ekonomi berkelanjutan; dan (7) pariwisata lokal.

Pemerintah Daerah (Pemda) Provinsi Jawa Barat (Jabar) pun mendorong BUMD Jabar untuk menjadi motor penggerak perekonomian daerah di berbagai sektor. Mulai dari pertanian, pariwisata, sampai logistik. 

Semoga hal tersebut, dapat ditindaklanjuti oleh seluruh BUMD,dengan mengimplementasikan dalam berbagai aksi nyata.Demikian hal tersebut diungkapkan Anggota Komisi III DPRD Jabar, Hj.Sumiyati,S.Pd.I,M.IPol  saat di hubungi melalui.telepon selulernya Jumat 5 Maret 2021.

Menurur Bunda Sum sapaan akrab srikandi partai berlambang banteng moncong putih ini mengungkapkan sangatlah realistis jika BUMD berkolaborasi dalam pengembangan usaha karena potensi itu ada.

Namun, dari pengamatan pihaknya (komisi III-red) kinerja itu masih dominan dilakukan oleh BJB. Sementara BUMD lain belum tanpa kolaborasi, yang bisa dilakukan, seiring dengan pembangunan infrastruktur yang didanai dengan APBD Provinsi Jabar, saatnya peran PT Jasa Sarana dilibatkan,jelas Sum.

Ditambahkan wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Jabar VIII meliputi Kota Depok dan Bekasi ini Seiring dengan akan dibangun nya ruas tol baru, idealnya PT Jasa Sarana dapat dilibatkan dalam pengelolaan jalan tol,kata Anggota Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) DPRD Provinsi Jawa barat ini.

Selain itu dengan diluncurkannya program pengembangan pariwisata lokal, PT Jaswita bisa berkolaborasi dengan seluruh Pemkab/Pemkot agar pengembangan pariwisata lokal bisa menghasilkan pendapatan .

Demikian, juga dengan program penguatan pangan ,tutur legislator alumni lulusan Magister Ilmu Politik Universitas Padjdjaran (Unpad) ini , PT Jabar Agro diharapkan dapat membuat riil, yang bisa menghasilkan pendapatan baik untuk pelaku usaha maupun masyarakat secara luas,harap legislator kelahiran Jakarta 20 September 1968 ini.(Rie/AdPar)