.

DPRD Jabar Dorong Pemerintah Pusat Komitmen Percepat Penyelesaian Tol Cisumdawu

Caption : Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat (Jabar), Daddy Rohanady saat meninjau proyek
tol Cileunyi Sumedang Dawuan (Cisumdawu) beberapa waktu lalu.(istimewa)

BANDUNG
.LENTERAJABAR.COM,--Keberadaan jalan  tol Cileunyi Sumedang Dawuan (Cisumdawu) sangat stategis dan di butuhkan masyarakat Jawa Barat dalam mupaya meningkatkan mobilitas barang dan jasa sehingga distribusi hasil pertanian dan barang semkin cepat dan ekonomis dari segi waktu dan biaya.

Menyikapi hal tersebut Anggota Komisi IV DPRD Jawa Barat (Jabar), Daddy Rohanady, berharap kepada pemerintah pusat dalam hal ini komitmen Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), untuk menyelesaikan tol Cileunyi Sumedang Dawuan (Cisumdawu). Jalan bebas hambatan ini, merupakan pembuka akses menuju Bandara International Jawa Barat (BIJB) Kertajati, Majalengka, Jabar.

Lebih lanjut dikatakan legislator dari Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini,mudah-mudahan, Pak Jokowi tetap komit ya menyelesaikan tol Cisumdawu. Paling tidak, tahap satu  diberesin di akhir tahun 2021 ini, tutur Daro sapaan akrab Daddy Rohanady kepada media di Gedung DPRD Jabar, Jumat (26/2/2021).

Menurut politisi partai berlambang burung garuda ini, hal tersebut di atas karena dia meyakini tidak mungkin menyelesaikan jalan tol dalam dua bulan sebagaimana yang telah dikatakan Presiden.

Ditambahkannya kalau mau digunakan untuk arus mudik katanya lebaran. Itungan saya, nggak bakal kekejar. Barusan, saya baru dari Sumedang. Nggak bakal kekejar tuh, dua bulan tiga bulan lagi. Dari fisiknya saja dilihat. Silahkan, kawan-kawan wartawan lihat. Menyelesaikan dua bulan, mana bisa selesai,jelasnya.

Daro memperkirakan, tahap satu tol Cisumdawu selesai di akhir tahun 2021 ini. "Hitungan saya mungkin agak realistis. Tahap satu, sampai Cimalaka itu, sampai akhir tahun. Menurut saya mustinya bisa dikejar," tegasnya

Setelah itu, tahun 2022 baru garap tahap kedua. Fase empat, lima, dan enam. Itu cuma beberapa kilometer. Hitungannya tidak sampai 30 kilometer. Agar proyek strategis nasional cepat selesai, makanya semua harus didorong. "Jadi, semua, saya kira harus didorong," pungkas wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Jabar XII meliputi Kabupaten Indramyu,Cirebon dan Kota Cirebon ini.(Rie/Adv)