.

Legislator H.Faizal Hafan Farid : Pancasila Merupakan Warisan Umat Islam

keterangan foto : H.Faizal Hafan Farid,S,E.,M.Si Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera DPRD Jabar saat Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bertempat di RM. Kupat Tahu, Jl. Rusa Raya, perumahan Cikarang Baru wilayah Cikarang Timur

BEKASI.LENTERAJABAR.COM
,--Anggota Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) H.Faizal Hafan Farid,S,E.,M.Si dari Daerah Pemilihan Jabar IX Kabupaten Bekasi melaksanakan kegiatan Citra Bhakti Parlemen Dalam Sketsa Kebangsaan bertema Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan bertempat di RM. Kupat Tahu, Jl. Rusa Raya, perumahan Cikarang Baru wilayah Cikarang Timur. Selasa ( 1/12/2020)

Sebagai tokoh pendiri JAWARA ( Jaringan Wirausaha Rakyat ) dan juga anggota DPRD provinsi Jawa Barat Faizal selalu hadir di tengah-tengah masyarakat baik dalam jaring aspirasi maupun mengedukasi masyarakat. 

Politisi Partai belambang bulan sabit kembar kali ini melaksanakan Sosialisasi 4 Pilar Kebangsaan sangat penting sebagai landasan kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara yang terdiri dari landasan ideologi (Pancasila), konstitusi (UUD 1945), persatuan dan kesatuan (NKRI) , serta semangat keberagaman sebagai modal sosial membangun kekuatan bangsa Indonesia (Bhinneka Tunggal Ika), papar  H. Faizal Hafan Farid 

Kegiatan ini di hadiri oleh pengurus DPC dan juga DPRa PKS di dapil 6 Kabupaten Bekasi, dengan mengikuti arahan dan protokol kesehatan COVID-19  dengan menerapkan 3M yaitu  Memakai Masker, Menjaga Jarak dan Mencuci Tangan.

Sebagai anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Faizan  mengajak kepada seluruh element masyarakat terutama pemuda agar senantiasa menjaga Pancasila sebagai dasar negara, tutur wakil rakyat yang bertempat tinggal di Jl. Kancil I Blok B No.116 Kelurahan Cikarang Baru Kecamatan Sertajaya  Cikarang Timur  Kabupaten Bekasi  

Ditambahkan Anggota Komisi II DPRD Jabar ini,karena Pancasila merupakan warisan umat Islam terutama Ulama dalam rangka menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, Oleh sebab itu tuduhan-tuduhan yang senantiasa diarahkan kepada umat Islam dengan anti Pancasila merupakan tuduhan yang sangat keliru dan tidak mendasar,pungkas pria kelahiran Garut 26 Desember 1966 ini. (Rie/Red).