.

Bantuan PEN Untuk Pembangunan RSUD Gunung Jati diapresiasi DPRD


CIREBON.LENTERAJABAR.COM,
--Pandemi Covid-19 telah memberikan dampak ke semua sektor bukan hanya kesehatan tetapi juga sosial dan ekonomi di kalangan masyarakat,untukm itu pemerintah melalui berbagai program berupaya memberikan bantuan pendanaan baik berbentuk hibah maupun bantuan sosial lainnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan Bantuan Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) kepada Pemerintah Kota/Kabupaten khususnya untuk pembangunan RSUD Gunung Jati Kota Cirebon sangat diapresiasi oleh Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat.

Tetapi perlu adanya regulasi atau payung hukum agar bantuan yang diberikan tidak  berimplikasi menjadi masalah hukum kedepannya. Karena itu pihaknya mendorong perlu adanya regulasi dari pemerintah Provinsi Jawa Barat agar tidak menjadi temuan hukum dikemudian hari.

Demikian hal tersebut dikatakan  Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat, Iwan Suryawan dari fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) ini saat mengunjungi RSUD Gunung Jati Cirebon, Selasa (13/10/2020).

“Dalam membantu  penyelesaian pembangunan RSUD Gunung Jati perlu ada back up, harus ada regulasi dari Pemprov Jawa Barat. Untuk pelaksanaannya, kami mengusulkan kepada dinkes Provinsi Jawa Barat agar segera bermusyawarah dan mengeluarkan regulasi terkait pola pelaksanaan pembangunan di RSUD Gunung Jati Cirebon ini,  bahkan di daerah lainnya juga sehingga tidak menjadi masalah hukum ke depannya,” ujarnya.

Sementara itu direktur RSUD Gunung Jati Cirebon Ismail berharap ada jalan keluar dalam permasalahan pembangunan dimasa Pandemi Covid 19 ini.

“Kami berharap ada jalan keluar dalam permasalahan yang di hadapi saat ini, apa lagi di masa pandemi ini yang diluar prediksi dan kedepannya semua dapat berjalan sesuai aturan dan sesuai dengan track nya selesai dengan regulasi yang sesuai pula,” ujar Ismail.(Rie/Red)