.

Memprihatikan Bansos Terdanpak Covid-19 Digelapkan,12 Kasus Tengah ditangani Polda Jabar

Gedung Kepolisian Daerah ( Polda ) Jawa Barat Jalan Sukarno-Hatta
BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,– Ditengah pandemi corona saat  ini yang berdanpak terhadap sosial kemasyarakatan  seperti banyaknya tenaga kerja mengalami pemutusan hubungan kerja (phk) imbas ditutupnya tempat kerja mereka.Untuk meringankan beban masyarakat terdampak corona tersebut pemerintah memberikan bantuan sosial ( bansos ). Namun sangat disayangkan dan memprihatinkan bantuan tersebut di gelapkan.

Berdasarkan laporan Polda Jawa Barat dipastikan hanya menangani 12 kasus penggelapan dana Bantuan Sosial (Bansos) Covid-19 di wilayah hukumnya. Sementara itu, lima kasus diantaranya dilimpahkan ke Satgas Saber Pungli Jawa Barat.

Dirkrimsus Polda Jabar Kombes Yaved Duma Parembang, mengatakan total ada lima kasus yang ditangani Polda Jabar dan tujuh kasus ditangani Polres jajaran di wilayah hukum Polda Jabar.

Lebih lanjut dikatakanya  total 12 kasus (yang ditangani). Polda tangani lima, Polres ada tujuh, sisanya sudah dilimpahkan ke Saber Pungli,tutur Yaved saat dikonfirmasi media di Bandung, Sabtu (22/8/2020).

Ia juga memaparkan, saat ini polisi sedang mengumpulkan keterangan dan meminta klarifikasi ada atau tidak tindak pidana korupsi dalam kasus tersebut.

“Belum ada (tersangka). Karena masih dilakukan kegiatan pengumpulan bahan-bahan keterangan,” tuturnya.

Selain itu, diduga para pelaku merupakan aparat kewilayahan, mulai dari tingkat bawah RT hingga Kepala Dinas.

“Macam-macam (terduga pelakunya), ada Camat, Kades, Kadis Sosial, Kasi Kesra, aparat desa, perangkat desa, dan ketua RT,” ungkap Yaved.

Ke-17 kasus tersebut semuanya masih pada tahap klarifikasi. Pasalnya, polisi tidak ingin gegabah dan menerapkan prinsip kehati-hatian dalam mengungkap jenis kasus tindak pidana korupsi.(Red/Rie)