.

Komisi 1 DPRD Jabar Kunker Ke Pemkab Garut Terkait Usulan DOB Jabar

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bedi Budiman saat menyampaikan kata sambuatan di hadapan bupati Garut Rudi Gunawan.

GARUT.LENTERAJABAR.COM,-Menindaklanjuti hasil rapat bersama Biro Pemerintahan dan Kerjasama Sekretariat Daerah Provinsi Jawa barat terkait Persetujuan Bersama Pembentukan Calon Daerah Persiapan Otonom Baru Garut Selatan, Sukabumi Utara dan Bogor Barat Bertempat di ruang Badan Musyawarah DPRD Jabar jalan Diponegoro no 27 Kota Bandung Jumat 7 Agustus 2020 lalu.

Menyikapi hal tersebut mendapatkan masukan dan informasi Komisi I DPRD Provinsi Jawa Barat lakukan kunjungan kerja ke Kantor Pemkab Garut Jl. Pembangunan No.185, Sukagalih, Kec. Tarogong Kidul, Kabupaten Garut,dalam rangka menindaklanjuti usulan Daerah Otonomi Baru (DOB) Provinsi Jawa Barat.Selasa (11/8/2020).

Ketua Komisi I DPRD Provinsi Bedi Budiman mengatakan,"Kami hanya memastikan bahwa pemekaran ini bisa sebagaimana keinginan amanat yang paling mendasar untuk bertambahnya kesejahteraan rakyat khususnya yang berada di Kabupaten Garut" tutur politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) ini.

Lebih lanjut dikatakan Bedi legislator partai berlambang banteng moncong putih ini, meskipun sampai saat ini moratorium DOB belum dicabut oleh Pemerintah Pusat pihaknya bersama Pemprov Jabar tetap melakukan persiapan,jelas pria berkacamata ini.

Menurutnya adapun tahapan berikutnya adalah akan ada yang disebut daerah persiapan. Karena daerah persiapan ini memakan waktu tiga tahun, sementara Peraturan Pemerintah ini baru ada,papar anggota DPRD Jabar ini yang juga Wakil Sekretaris Eksternal DPD PDIP Jawa Barat ini.

Ditambahkan Bedi,"Kami(red-DPRD) ini diberi target yang sangat singkat bahkan di dalam jadwal tanggal 28 Agustus harus disampaikan dalam rapat paripurna, minimal pak gubernur harus berkirim surat kepada bapak presiden"pungkas wakil rakyat daerah pemilihan(dapil) Jabar XIII meliputi Kabupaten Kuningan,Ciamis, Kota Banjar dan Kabupaten Pangandaran.(Rie/Red)