.

Kolabrorasi PT Pos Indonesia & Global Qurban – ACT Jelang Idul Adha

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,--Di awal DZulhijah ini, Kolabrasi berbuat baik dilakukan  PT Pos Indonesia dan Aksi Cepat Tanggap (Global Qurban) - ACT siap melayani kaum muslimin yang akan berkurban dengan  *_MUDAH_*, *_CEPAT_*, dan *_TEPAT SASARAN_*. 

Pada hari raya Idul Adha 1441 H (2020 M). Hewan kurban tersebut nantinya akan didistribusikan ke 43 negara, 34 provinsi dan 250 kota atau kabupaten se Indonesia.

Menurut Presiden Aksi Cepat Tanggap Ibnu Khajar kenapa
dinamai Global Qurban karena kita ingin, kurban ini terserap global, tidak hanya menjangkau secara regional, tetapi juga nasional maupun internasional,jelasnya kepada media dalam konprensi pres di Graha Pos Jl Banda no 30 Kota Bandung, Jumat (24/07/2020).

Lebih lanjut dikatakan Ibnu Khajar hal tersebut di atas, karena daging kurban yang akan dibagikan ACT pada perayaan Idul Adha 1441 H ini nantinya tidak hanya ditujukan kepada kaum muslimin yang ada di Indonesia saja, tetapi umat muslim yang ada di seluruh dunia.

“Sebab islam itu adalah agama yang rahmatan lil alamin. Kasih sayang allah, meliputi semua umat manusia, bukan hanya untuk muslim yang ada di Indonesia saja, tetapi muslim dunia,” tuturnya.

Presiden Aksi Cepat Tanggap Ibnu Khajar

Terlebih saat ini, saat semua sedang berduka didera pandemi Covid-19, banyak aktivitas yang harus dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan (jaga jarak). Agar semua bisa merasakan indahnya kebersamaan lagi,Idul Adha 1441 H ini adalah momentumnya.

“Kemarin saat idul fitri kita semua tidak bisa bersama-sama, seperti tahun-tahun sebelumnya begitupun saat ini. Bahkan tidak semua negara bisa mengirimkan muslim wakil negaranya untuk memenuhi panggilan allah yaitu panggilan berhaji,” katanya.

Untuk itu, Kurban satu-satunya jalan agar di bulan baik ini muslim dunia bisa tetap mendapatkan berkah hari raya, dengan pahala yang berlimpah.

“Kami, insyaallah akan menjadikan program kurban sebagai stimulan penyelesaian problem-problem kemiskinan,” ungkapnya.

Daging Kurban masyarakat, jelas Ibnu Hajar, nantinya akan didistribusikan ke 43 negara, 34 provinsi dan 250 kota atau kabupaten se Indonesia.

“Di luar negeri hewan-hewan kurban rakyat Indonesia nantinya akan dibagikan kepada para pengungsi baik untuk warga Palestina, Suriah, Banglades dan sebagainya,” jelasnya.

Total negara yang tahun ini akan mendapatkan jatah daging kurban dari ACT menurut Ibnu Hajar akan berkurang, dari yang sebelumnya 67 negara menjadi 43 negara saja.

Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia, Ihwan Sutardiyanta

Sementara itu, Direktur Jaringan dan Layanan Keuangan PT Pos Indonesia, Ihwan Sutardiyanta menjelaskan, Pos Giro Mobile merupakan platform digital berbasis rekening Giropos yang diberikan kepada pemilik rekening.

Menurutnya, Platform digital ini dibuat untuk memudahkan warga masyarakat dalam mengakses layanan transaksi keuangan dan layanan pos lainnya secara mobile. Saat ini aplikasi tersebut telah diakses 200.000 pengguna.

“Dengan jaringan yang kita miliki ke seluruh wilayah Indonesia, diharapkan dapat memberikan kemudahan kepada masyarakat luas untuk melaksanakan ibadah kurban tanpa rasa khawatir dan nyaman, terutama disaat pandemi,” ujarnya.

Selain itu, kata Ihwan, menggunakan Pos Giro Mobile, warga masyarakat dapat mengakses website Global Qurban untuk membeli hewan kurban. Lalu memilih kanal pembayaran melalui PT Pos Indonesia.

“Sehingga pembelian hewan kurban dapat dilakukan di seluruh kantor pos yang tersebar sampai pelosok negeri,” pungkas pria berkacamata ini .(Red)