.

Wakil Ketua DPRD Sambagi Dinsos Jabar

Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari saat kunjungan kerja di Kantor Dinas Sosial Jabar. 

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,-Pemerintah provinsi Jawa Barat memberikan Bantuan sosial (bansos) dalam upaya meringankan beban masyarakat yang terdampak  wabah Coronavirus Disease 2019 (Covid-19).

Bansos Jabar ini berupa bantuan tunai dan pangan non tunai senilai Rp500 ribu sendiri, merupakan upaya Pemda Provinsi Jabar untuk melebarkan rentang persentase kelompok rawan miskin atau miskin baru akibat pandemi .

Rinciannya, bantuan tunai sebesar Rp150 ribu per keluarga per bulan dan bantuan pangan non tunai mulai beras 10 kg, terigu 1 kg, Vitamin C, makanan kaleng 2 kg (4 kaleng), gula pasir 1 kg, mi instan 16 bungkus, minyak goreng 2 liter, dan telur 2 kg, senilai Rp350 ribu per keluarga per bulan.


Wakil Ketua DPRD Provinsi Jawa Barat Ineu Purwadewi Sundari menyatakan, berdasarkan hasil evaluasi penyaluran bantuan sosial bagi masyarakat terdampak Pendemi Covid-19 tahap pertama pihaknya menemukan permasalahan terdapatnya beberapa data ganda serta ketidaksesuaian alamat.


Demikian hal tersebut dikatakan srikandi partai berlambang banteng moncong putih ini  seusai melakukan kunjungan kerja di Kantor Dinas Sosial Provinsi Jawa Barat jalan. Jend. H. Amir Machmud No.331, Cigugur Tengah Kota Cimahi , Kamis (18/6/2020). 

Lebih lanjut dikatakan Ineu , berdasarkan Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) yang semula berjumlah 445.000 lebih selanjutnya dikonsultasikan dengan Badan Pengawas Keuangan dan Pembangunan (BPKP) terevaluasi jumlah tersebut berubah menjadi 226.000.



Ditambahkannya berdasarkan hasil tersebut,legislator daerah pemilihan (dapil) Jabar XI ini berharap data tersebut dapat digunakan sebagai acuan Pemerintah Provinsi Jawa Barat sehingga bantuan yang diberikan kepada masyarakat dapat tepat sasaran,pungkas Bendahara DPD PDIP Provinsi Jawa Barat ini.(Rie/Red)