.

Pansus Terkait Perkebunan Kunjungi Pelaku Usaha Untuk Cari Masukan

Pimpinan beserta anggota pansus VIII mengunjungi Mahkota Coffee di kabupaten Garut.

GARUT.LENTERAJABAR.COM,-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat saat ini tengah mengumpulkan masukan dan bahan-bahan untuk Rancangan Peraturan Daerah (raperda) terkait perkebunan.

Pimpinan beserta anggota pansus VIII mengunjungi Mahkota Coffee di kabupaten garut dalam rangka mencari tahu informasi mengenai penyelenggaraan perkebunan di Jawa Barat.

Dalam pertemuan tersebut dihadiri oleh Dinas Perkebunan Jawa Barat, Dinas Perindustrian dan Perdagangan, Biro Hukum Jawa Barat serta di terima langsung oleh owners Pelaku Usaha Mahkota Coffee Jalan Raya Bayongbong KM. 10 No.1898, RT.01/RW.02, Karyajaya, Kec. Bayongbong, Kabupaten Garut .Rabu (17 /6/2020).

Pada pertemuan tersebut Toriqoh Wakil pansus VIII mengatakan, "Perlu adanya perluasan peningkatan lahan perkebunan kopi di Jawa Barat untuk memenuhi permintaan kopi Jawa Barat, selain itu diperlukannya tenaga ahli dalam peracikan kopi di Jawa Barat,tutur legislator Partai  Amanat Nasional (PAN) ini.

Ditambahkan politisi partai berlambang matahari bersinar ini,agar memiliki cipta rasa aroma khas rasa tersendiri di bandingkan dengan kopi dari daerah lainnya sehingga kopi Jawa Barat bisa lebih di kenal lagi,ungkap wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Jabar II Kabupaten Bandung ini.

Dalam upaya mendongkrak produksi perkebunan Kopi di Jawa Barat pemerintah memerlukan lembaga yang mengatur distribusi, Maka dari itu pemerintah Provinsi Jawa Barat mengembangkan Perusahaan Daerah Perkebunan (PDP) yang akan dikelola oleh Argo Jawa Barat yang diperkirakan akan menjadikan solusi pemecah masalah.

Ari owners mahkota coffee Garut Berharap "agar kopi di Jawa Barat dapat mengeluarkan terobosan baru untuk melawan kopi di provinsi lain"harapnya.(Ari/Red)