.

Komisi V Gelar Raker Dengan Mitra Kerja Bahas PPDB

Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar Abdul Hadi (Gus Ahad) bersama Kadisdik Jabar, Dewi Sartika saat memimpin raker PPDB di Ruang Badan Musyawarah Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Kamis(14/5/2020).

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,-Di tengah pandemi virus corona (Covid-19), penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020 di Jawa Barat akan dilaksanakan secara daring. Berbeda dari tahun lalu, pada PPDB tahun ini, sekolah ditugaskan mendaftarkan calon siswa ke sekolah yang dituju. Adapun, pada PPDB 2019, calon siswa mendaftar sendiri ke sekolah yang dituju.

Dalam upaya mensinkronkan organisasi perangkat daerah (OPD) yang terlibat dalam tim Menyikap kondisi tersebut penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) 2020 Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat menggelar rapat kerja bersama Mitra Kerja Komisi di Ruang Badan Musyawarah Gedung DPRD Jabar, Kota Bandung, Kamis(14/5/2020).

Pada raker ini di ikuti Dinas Pendidikan(disdik),Dinas Sosial (Dinsos),Disdukcapil, Dinas komunikasi dan informasi (diskominfo ) dan tim saber pungli.

Menurut Wakil Ketua Komisi V DPRD Jabar Abdul Hadi (Gus Ahad),tujuan rapat kerja (raker) ini dilakukan dalam rangka pembahasan Persiapan Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2020/2021.

Lebih lanjut dikatakan Gus Ahad sapaan akrab legislator dari fraksi partai keadilan sejahtera (FPKS) ini mengungkapkan bahwa perlunya sinergitas antara mitra dan DPRD Jabar Khusunya Komisi V di dalam Proses Penerimaan Peserta Didik Baru.

Kadisdik Jabar, Dewi Sartika (Ike) juga menegaskan, melalui PPDB 2020, pihaknya berusaha menjamin tidak ada anak di Jabar yang putus sekolah atau tidak melanjutkan ke tingkat SMA, SMK, dan SLB.

Dalam rapat tersebut, Kadisdik menjelaskan kebijakan dan petunjuk teknis (juknis) dasar PPDB 2020. Ia berharap, seluruh Disdik kabupaten/kota dapat memahami informasi tersebut serta bisa menyosialisasikan kembali kepada kepala SMP/MTs. di lingkungan kewenangannya.

Selain itu, Kadisdik mendorong adanya kolaborasi dalam membantu mekanisme pendaftaran oleh SMP/MTs kepada calon peserta didik. “Kami berharap ada komitmen bersama dari semua pihak untuk menyukseskan penyelenggaraan PPDB SMA, SMK, dan SLB di Jabar,” pungkas Ike. (Rie/Red)