.

Haru Suandharu: Suasana Lebaran Tahun ini Berbeda,Banyak Hikmah yang Bisa Diambil

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Jawa Barat (Jabar), Haru Suandharu.

BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,-Ada yang berbeda pada perayaan hari kemengan setelah menjalankan puasa rahamdhan tahun ini. tidak ada kumpul-kumpul bersama keluarga, untuk sekedar silaturahmi dengan kerabat pun hanya bisa dilakukan via daring.

Hal tersebut terjadi karena imbas wabah pandemik COVID-19 .Sehingga pemerintah mengeluarkan kebijakan pemberlakuan social berskala besar (PSBB) hampir di setiap daerah dalam rangka pencegahan penularan virus corona tersebut.

Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPRD Jawa Barat (Jabar), Haru Suandharu. Mengungkapkan,perayaan hari kemengan idul fitri atau lebaran kali ini berbeda dan agak aneh dari biasanya,tutur pria berkacamata ini di Bandung , Senin (25/5/2020).

Lebih lanjut dikatakan politisi partai berlambang bulan sabit kembar ini menurutnya, perbedaan suasana terjadi sejak Ramadan karena pemberlakuan PSBB dalam rangka pencegahan penularan virus corona yang pertama muncul dari wuhan Tiongkok .

"Agak aneh lebaran sekarang, bukan cuma beda (dari tahun sebelumnya), paling kangen sejak Ramadan bisa tarawih di masjid, berburu takjil, pulang kampung, salat Ied berjamaah di lapang, mencari baju baru, sekarang tidak bisa dilakukan,"ujarnya.

Tahun ini ia pun terpaksa tidak mudik ke Surabaya. Karena adanya larangan pemerintah untuk melakukan mudik."Bapak saya orang Surabaya, kalau mudik terjauh ke Surabaya. Keluarga ibu dari Tasik. Kemarin ada larangan mudik, saya juga ga boleh mudik, jadi di Bandung saja," jelas Haru.

Haru menuturkan, banyak hikmah yang bisa diambil dari adanya pandemi COVID-19 ini. Menurutnya, jangan pernah menyalahkan siapapun atas keadaan ini, dan sepenuhnya harus percaya bahwa adanya virus corona adalah kehendak Allah SWT.

Ditambahkan legislator daerah pemilihan (dapil) Jabar 1 meliputi kota Bandung dan Cimahi ini,Kita tidak boleh menyalahkan siapapun, kecuali kita terima ini takdir dari Allah, kita harus banyak mengambil hikmah dengan adanya COVID-19 ini,kata manatan Ketua DPRD Kota Bandung ini.

Salah satu hikmah yang bisa diambil dengan adanya bencana kesehatan ini kata dia adalah waktu bersama keluarga yang lebih banyak.Kemudian, bisa meningkatkan kesadaran kita akan pentingnya berbagi dengan mereka yang membutuhkan.

"Stay at home, tiap orang beda, ada yang bisa bertahan, ada juga yang sehari pun ga bisa. Ga boleh marah kalau orang keluar mencari buat makan, selain stay at home, kita juga harus selalu berbagi. Kepekaan sosial kita diasah," pungkas Ketua DPW PKS Jawa Barat ini.(Rie/Red)