.

Polisi Akan Menahan Bila Warga Masih Berkumpul di Tengah Pandemi COVID-19

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya
BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,- Tindakan tegas dilakukan aparat jika masih ada warga yang nekat membandel untuk berkumpul di area publik di Kota Bandung.

Kapolrestabes Bandung Kombes Pol Ulung Sampurna Jaya mengatakan,pihaknya tidak akan segan-segan untuk melakukan penahanan bila masih ada yang melakan hal tersebut,tuturnya kepada wartawan,saat melakukan pemantuan beberapa ruas jalan yang telah ditutup.Ahad (29/3/2020)

Menurut perwira melati tiga ini , tindakan tegas tersebut merupakan upaya pencegahan penyebaran virus corona di Kota Bandung. "Kami akan menindak tegas jika warga masih bersikukuh untuk berkumpul di area publik. 

Tindakan tersebut berupa penahanan sesuai dengan aturan yang ditetapkan selama siaga corona terutama di Kota Bandung," jelasnya. 

Ditambahkan Ulung tak hanya itu,untuk mengurangi aktivitas warga di ruang publik, Traffic Manajement Centre Polrestabes Bandung telah mengumumkan menutup sejumlah ruas jalan di pusat Kota Bandung mulai tadi malam.

Sejumlah ruas jalan yang ditutup di antaranya, Jalan Asia Afrika, Jalan Braga, Jalan Tamblong,Jalan Merdeka,Jalan Diponegoro dan Jalan Naripan. Penutupan ini berlaku situasional.  

Ada sekitar 350 petugas gabungan yang terdiri dari Polri, TNI, dan Satpol PP yang disebar pada tiga zona. Meraka tidak hanya berpatroli di malam hari tetapi juga di siang hari. 

"Kita bagi tiga zona, barat, timur, tengah dalam rangka physical distancing untuk tidak berkumpul dan menghindari wabah virus corona. Dari kemarin terus dari siang hari sore dan malam dan ada penekanan ke masyarakat. Jangan berkumpul," tegas Ulung. 

Sedangkan Komandan Kodim 0618/BS, Kol. M. Herry Subagyo menyatakan siap mendukung upaya Polri dan Pemkot Bandung mencegah penyebaran virus corona. Ia memastikan, anggotanya akan berada dalam satu barisan dengan Satpol PP dan polisi. "Anggota kami siap membantu upaya-upaya pencegahan Covid-19," tegasnya.(Red/Dew)