.

Merdeka Belajar Langsung Diuji Terapkan

Anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah
JAKARTA.LENTERAJABAR.COM,- Di tengah ramai kejadian wabah Covid-19 yang mulai merebak di Indonesia konsep Merdeka Belajar langsung mendapat uji terapan. Hal ini dikarenakan beberapa wilayah mulai menerapkan pembatasan kegiatan publik termasuk meliburkan sekolah. Keputusan meliburkan sekolah ini diapresiasi anggota Komisi X DPR RI, Ledia Hanifa Amaliah karena merupakan bentuk antisipasi dari potensi penyebaran covid-19 lebih luas
“Keputusan meliburkan sekolah di beberapa wilayah ini perlu segera ditanggapi cepat oleh Kemendikbud dengan menyiapkan program pembelajaran jarak jauh yang bisa segera diaplikasikan pihak sekolah. Dengan kata lain, inilah uji terapan Konsep Merdeka Belajar secara nyata yang tengah diusung Mas Menteri Nadiem,” kata Ledia Hanifa
Pembatasan kegiatan publik dan meliburkan sekolah tentu tidak bermakna berhenti dari aktivitas produktif. Namun tanpa kesiapan program dikhawatirkan banyak siswa yang terlena. Karena sekolah diliburkan kemudian malah asik main, nonton, jalan-jalan dan tidak melanjutkan aktivitas belajar dari rumah.
“Panduan umum perlu segera disebarkan oleh Kemdikbud melalui dinas untuk kemudian diaplikasikan secara lebih fleksibel oleh sekolah. Yang perlu dicanangkan adalah tujuan, sasaran hingga alokasi waktu dan jadual pembelajaran dari rumah ini. 
Perlu dibuat rencana kegiatan, standar pencapaian serta limit waktu sehingga sekolah juga bisa mengolah rencana pembelajaran jarak jauh yang bisa diatur oleh siswa dan orangtua secara fleksibel namun terencana dan terukur,” kata aleg Fraksi PKS ini pula
Tak lupa, kata Ledia lagi, perlu juga dibuat sosialisasi dan himbauan khusus dari pihak Kementrian Pendidikan pada orangtua untuk bersama mendukung program belajar jarak jauh sementara ini demi kesuksesan bersama,tutur Anggota Fraksi PKS DPR RI daerah pemilihan Kota Bandung-Cimahi ini. 
“Pembelajaran jarak jauh ini adalah untuk menjaga kesehatan siswa, keluarga, masyarakat dan bangsa, tanpa mengurangi semangat menuntut ilmu. Jadi orangtua juga perlu dihimbau untuk mengawasi dan mendampingi anak didik dalam mengikuti program belajar jarak jauh ini. Bukan misalnya malah diajak jalan-jalan, ke mall misalnya, di waktu yang biasanya merupakan waktu sekolah anak.”pungkasnya.(Red/Rel)