.

Komisi IV Dukung Pemenuhan Kebutuhan Listrik Masyarakat Melalui Program Lisdes

Komisi IV saat kunker di Kantor Cabang Dinas Dinas ESDM Wilayah V Kabupaten Sumedang, Selasa (18/2/2020).
SUMEDANG.LENTERAJABAR.COM,-Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat yang membidangi Pembangunan, meliputi: Pekerjaan Umum (Kebinamargaan, Pengairan, Tata Ruang dan Pemukiman), Perencanaan dan Pengendalian, Pembangunan Regional, Pengelolaan Pelabuhan Laut dan Udara Regional, Perhubungan dan Telekomunikasi, Pertambangan dan Energi, Perumahan Rakyat, Penelitian dan Pengembangan Daerah, Pengendalian dan Perlindungan Lingkungan Hidup.

Salah satu mitra kerja komisi IV ini adalah Dinas Energi dan Sumber Daya Mineral(ESDM) yang menangani program elektriklisasi masuk desa (lisdes) melalui program  pengembangan energi Jabar Caang.

Dalam rangka mengetahui layanan listrik bagi mereka yang belum menikmati aliran listrik,Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat kunjungan kerja (kunker) Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat di Kantor Cabang Dinas Dinas ESDM Wilayah V Kabupaten Sumedang, Selasa (18/2/2020).

Anggota Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat Mochamad Ichsan mengatayakan,kunker tersebut menyikapi permasalahan pelayanan pemanfaatan energi listrik,tutur politisi Partai Keadilan Sejahtera ini.

Lebih lanjut dikatakan wakil rakyat daerah pemilihan (dapil) Jabar VI Kabupaten Bogor ini,terdapatnya ratusan ribu rumah yang belum teraliri listrik, Komisi IV DPRD Jabar berkomitmen akan mendukung penuh upaya pemenuhan kebutuhan listrik masyarakat,ujar legislator berlambang bulan sabit kembar ini.

Menurutnya ada sekitar dua ratus ribu rumah belum berlistrik ini adalah satu hal yang harus didorong oleh kita. Masyarakat pedesaan sangat membutuhkan listrik tersebut, yang akan kita dorong itu adalah bagaimana luasan sumber listrik itu bisa dimaksimalkan lebih banyak lag,ungkap pria kelahiran 1 Mei 45 tahun yang lalu.

Ditambahkannya dari hasil pantauan dewan,sesungguhnya apa yang mereka lakukan dilihat dari pencapaian presentasenya sudah cukup bagus artinya mendekati sasaran”pungkas Ichsan.

Selain itu dalam kesempatan yang sama Komisi IV DPRD Provinsi Jawa Barat bersama KCD Dinas ESDM Wilayah V membahas permasalahan izin penggalian tambang,dan hibah yang dilakukan oleh badan usaha milik swasta.

Disamping itu Ia pun mengapresiasi, capaian program kerja KCD Dinas ESDM Wilayah V Kabupaten Sumedang. Menurutnya apa yang telah dilakukan oleh KCD Dinas ESDM Wilayah V Kabupaten Sumedang sudah mendekati target di tengah minimnya anggaran dibandingkan dengan dinas lain.

Ditempat terpisah Kadis ESDM Jabar, Bambang Tirto Yuliono saat di minta tanggapan mengatakan,"Pemerintah provinsi Jawa Barat melalui dinas Energi dan Sumber Daya Mineral terus berupaya untuk meningkatakan elektriklisasi masuk desa (lisdes) melalui program  pengembangan energi Jabar akan terus menggenjot target Jabar caang.

Lebih lanjut dikatakan Bambang,untuk target angka kuantitatif rasio elektrifikasi yang saat ini mencapai 99,98 persen, ditargetkan bisa mencapai 100 persen.

Menurut Bambang, dengan kondisi data tersebut hingga saat ini jumlah masyarakat yang belum terfasilitasi listrik mencapai 256.216  KK.

Dalam rangka menambah layanan listrik bagi mereka yang belum menikmati aliran listrik, dalam tahun 2019, difasilitasi oleh dana yang bersumber dari CSR.Melalui dana tersebut, dalam tahun 2019 sudah terfasilitasi layanan listrik kepada masyarakat sebanyak 21.069  KK.

Ditambahkan Bambang untuk dukungan dana yang bersumber dari APBD Provinsi Jabar tahun 2019, dialokasikan untuk validasi dan verifikasi data bagi mereka yang belum menikmati aliran listrik,pungkasnya.(Rel/Red)