.

Kadisnakertrans Jabar Paparkan Program JMSC ke Kemnaker RI Siap Mendukung

Kadisnakertrans Jabar  M.Ade Apriandi (no 2 kiri) dan pihak PPTKLN Kemnaker RI
BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,-Komitmen Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Pemerintah Daerah Provinsi(Pemdaprov)dalam hal ketenagakerjaan dalam mewujudkan program pasangan gubernur Ridwan Kamil dan Wakil Uu Ruzhanul Ulum,"Jabar Juara Lahir Batin".Langka tersebut di implementasikan melalui 3 program unggulan strategis yaitu 1.Smart Nakertrans 2.Migran Juara dan 3.Millenial Juara.

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Kadisnakertrans) M.Ade Apriandi mengatakan dalam upaya menjabarkan visi dan misi program kerja Pemdaprov dalam bidang ketenagakerjaan,pihaknya pada jumat (21/2/2020) melakukan lawatan ke Kemnaker RI Jalan Jenderal Gatot Subroto Kav. 51, Jakarta Selatan.

Lebih lanjut dikatakan Ade,pada lawatan yang berlangsung hangat ini diterima oleh perwakilan dari Kemnaker dari Direktorat PPTKLN Kemnaker RI, DirJen Pembinaan Penempatan Tenaga Kerja & Perluasan Kesempatan Kerja,jelasnya.

Menurut pria berkacamata ini,adapun tujuan dari lawatan ini untuk mensosialisasikan memaparkan program Jabar Migran Service Centre (JMSC) kepada stakeholder ketenagakerjaan yang dalam hal ini Kemnaker & bersama memberikan perlindungan bagi pekerja migran melalui JMSC.

Kadisnakertrans Jabar menyampaikan bahwa Disnakertrans Jabar akan siap bekerja siang malam untuk segera meluncurkan program JMSC ini. Selain memang intruksi khusus Gubernur Jabar untuk segera diluncurkan, JMSC ini pun merupakan program yang memberikan kepastian & keamanan bagi mereka yang berminat bekerja sebagai pekerja migran.

Serta memberikan rasa aman bagi pekerja migran itu karena terus dipantau keadaannya mulai dari pemberangkatan, di negara penempatan, hingga kepulangan di daerah asalnya. Kadisnakertrans Jabar pun secara rinci menjelaskan Business Process dari JMSC ini.

Kemnaker sendiri menyambut baik program JMSC ini. Apalagi berdasarkan UU No. 18 Th. 2017 mengamanatkan pelayanan penempatan & pelindungan Pekerja Migran Indonesia dilakukan oleh Pemerintah Pusat & Pemerintah Daerah secara terkoordinasi & terintegrasi melalui layanan terpadu satu atap (LTSA).

Sehingga LTSA yg ada di Jabar yg berjumlah 6 LTSA nantinya menjadi bagian dari Business Process sistem JMSC yg akan dibentuk. Dimana yg akan menjadi Pilot Project untuk tahun ini adalah di Kab. Indramayu.

Disnakertrans Jabar & Kemnaker RI berharap pertemuan ini menjadi sebuah kolaborasi untuk stimulus di bidang ketenagakerjaan. Oleh karenanya program JMSC ini bukan hanya menjadi sebuah program baru namun juga menjadi program yang memiliki isi Big data ketenagakerjaan dengan sistem navigasi & SDM yang kuat dalam hal urusan perlindungan pekerja migran. Selanjutnya dalam waktu dekat ini Menteri Tenaga Kerja Ida Fauziyah menjadwalkan berkunjung ke Cirebon meninjau sekaligus pertemuan di LTSA.(Rie/Red)