.

Legislator : Pemerintah Diminta Pro Aktif Antisipasi Banjir Jabodetabek

GARUT.LENTERAJABAR.COM,-Bencana banjir  bandang yang menerjang Jabodetabek diawal tahun 2020 kemarin  banyak menyisakan duka yang sangat mendalam. Selain banyak rumah yang mengalami rusak parah, tercatat 53 korban meninggal dunia serta banyak pula bangunan pemerintah dan sekolah yang hancur.

Menanggapi bencana alam tersebut, Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa DPRD Provinsi Jawa Barat, langsung terjun ke lokasi banjir dan mendirikan posko siaga bencana. Korban banjir bandang bisa mendapatkan bantuan di posko siaga bencana PKB Jawa Barat yang berada di Depok.

"Kita langsung bergerak cepat terjun ke lokasi banjir dan memantau kondisi korban," kata Anggota Fraksi PKB yang juga Anggota Komisi V DPRD Jawa Barat, Dadan Hidayatulloh kepada media, Ahad (5/1/2020).

Dikatakan Dadan, pihaknya merasa perihatin dengan bencana banjir yang terjadi di Jawa Barat, serta berduka cita atas jatuhnya korban jiwa. "Kami atas nama Fraksi PKB ikut bela sungkawa atas meninggalnya korban banjir," ucapnya.

Ia berharap, Pemerintah Provinsi Jawa Barat untuk pro aktif untuk mengatisipasi terjadinya bencana alam banjir di titik rawan, serta mendorong agar pemerintah pusat segera memberikan bantuan pada korban banjir yang memang saat ini sangat dibutuhkan.

"Kita langsung memberikan bantuan pada para korban dengan menggalang dana sesama anggota partai," katanya.

Ia juga berharap, Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Barat dan tingkat Kabupaten Garut untuk bergerak cepat dalam menanggulangi bangunan sekolah yang mengalami kerusakan. Apalagi sebentar lagi liburan sekolah akan berakhir. Jangan sampai siswa terganggu dalam kegiatan KBM.

"Disdik harus bergerak cepat ke sekolah-sekolah yang terkena dampak bencana. KBM tidak boleh terganggu. Termasuk Dinas Kesehatan mendata Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas) dan rumah sakit yang terkena dampak," harap Dadan.

Dadan mengaku, pihaknya akan terus berkoordinasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat agar para korban mendapatkan bantuan yang layak. Termasuk jaminan hidup selama bencana alam terjadi,pungkas legislator daerah pemilihan jabar 14 kabupaten Garut .(Rie/Red)