Notification

×

Iklan

Iklan

Jawa Barat Raih Penghargaan APPSI Gubernur Awards

Selasa, 29 Januari 2019 | 11:07 WIB Last Updated 2019-01-29T04:07:51Z
SURABAYA,LENTERAJABAR.COM,-Pemerintah Provinsi Jawa Barat menerima penghargaan pada ajang APPSI Gubernur Awards, Kategori Adhi Purna Prima, pada Bidang Ekonomi Kreatif, dengan program Bandung Silicon Valley, serta pembangunan Pusat Ekonomi Kreatif di 27 Kota/ Kabupaten di Jawa Barat.

Penghargaan yang diinisiasi Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) bekerja sama dengan The Jawa Pos Institute of Pro-Otonomi (JPIP), diserahkan Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, dan Direktur Utama Jawa Pos, Leak Kustiyo, dan diterima langsung Gubernur Jawa Barat, Mochamad Ridwan Kamil, di Hotel Sharing- La Surabaya, Senin (28/01/19) malam.

"Jawa Barat memenangkan penghargaan pada keistimewaannya dalam bidang inovasi kreatif, salah satunya adalah pusat- pusat industri hi- tech, yang disebut adalah Bandung Silicon Valley, atau Techno Park," ungkap Gubernur Ridwan Kamil.

Selain itu, rencana pembangunan Pusat Ekonomi Kreatif di seluruh 27 Kota/ Kabupaten di Jawa Barat, juga mendapat penilaian positif. Adapun ekonomi kreatif yang dikembangkan, sejalan dengan visi misi Jawa Barat ke depan yang juga akan fokus pada ekonomi kreatif dengan basis digital dan teknologi.

Pertumbuhan ekonomi, lanjut Emil, datang dari banyak faktor, salah satunya inovasi. Adapun investasi yang tengah menjadi tren hari ini adalah yang berbasis teknologi.

"Dengan teknologi akan punya nilai tambah. Orang-orang di Jawa Barat termotivasi agar berpendidikan lebih tinggi sehingga kualifikasinya bisa bersaing secara global," katanya.

Emil, panggilan akrab Gubernur, juga mengaku akan belajar pada Provinsi -Provinsi lain, untuk juga maju di bidang- bidang pembangunan lainnya.

"Fastabiqul khairat Leadership, semua berlomba- lomba dalam kebaikan, saling belajar, dan saling menginspirasi," katanya.

"Ada organisasi Gubernur APPSI yang memberikan banyak koordinasi pembangunan, dan juga apresiasi bagi Provinsi yang memiliki lompatan- lompatan," sambung Emil.

Ketua Umum APPSI, yang juga Gubernur Jawa Timur, Soekarwo, menjelaskan bahwa APPSI harus berperan dalam memperkuat sinergitas dan konektifitas antardaerah.

APPSI diharapkan menjadi wadah interaksi kepemimpinan. Hal itu bisa dilakukan melalui pengelolaan pemerintah provinsi dan pengelolaan potensi daerah untuk kesejahteraan masyarakat.

"APPSI juga menjadi jembatan terhadap Pronivinsi dengan Pusat," katanya.

Tujuannya yaitu untuk mewujudkan pemerintahan daerah yang bersih, efektif, percaya diri, kreatif, dan bertanggung jawab untuk menyukseskan otonomi daerah (otda).

"Gubernur adalah wakil Pemerintah Pusat di daerah. Para Gubernur pasti berusaha melakukan sesuatu yang luar biasa," kata Pakde Karwo, panggilan akrabnya.

Maka penting menurut Pakde Karwo, untuk dibuatkan suatu "data center" tentang Indonesia incoorporate untuk mengurangi impor dan subtitusi suatu komoditas.

"Perlu dibangun data base antar daerah, agar kita mempunyai manfaat antar daerah satu dengan daerah lain," ucapnya.

Direktur Utama Jawa Pos, Leak Kustiyo menyebutkan bahwa Penghargaan atau Awards yang diberikan merupakan bentuk "respect" kepada Gubernur yang telah bekerja keras mengabdi kepada masyarakat bangsa dan negara.

"Mengelola dana triliun bertahun- tahun, 'keseleo' 16 juta 18 juga sudah bisa runtuh citra Gubernur beserta keluarga- keluarganya," ujar Leak.

"Maka Gubernur Award, bertujuan mengapresiasi kinerja Pemerintah, meningkatkan citra positif pemerintah di mata publik, dan prestasi yang dihasilkan akan dicontoh provinsi lain," tuturnya.

Leak menyatakan, bahwa serangkaian tahapan penilaian telah dilakukan oleh tim juri yang juga para ahli. Gubernur dengan raihan nilai tertinggi akan mendapat penghargaan yang terdiri dari 19 bidang dalam 2 kategori, Adhi Purna Karya Award dan Adhi Purna Prima Award.

Sejak 2018, dilakukan penelitian dan pengambilan data lapangan oleh tim Tunas Muda. Mereka juga meneliti berbasis data resmi dan relevan, serta rekam jejak pemberitaan provinsi selama beberapa tahun terakhir.

Adapun, penghargaan pada kategori Adhi Purna Karya Award, ditujukan untuk Gubernur yang sukses memimpin dan berkreasi hingga selesai masa pemerintahan, dan Adhi Purna Prima Award, adalah untuk Gubernur yang sukses memimpin hingga kepemimpinannya berlanjut.

"Teruslah merakyat dan berbesar hati, Gubernur adalah manusia pilihan," katanya.

Inilah daftar penghargaan yang diraih:

-- Adhi Purna Karya Award
1. Bidang Pemerintahan
Nominator: Jawa Barat, Jawa Timur, Sulawesi Selatan
Pemenang: Jawa Timur (Inovasi berkelanjutan di segala sektor)

2. Bidang Ekonomi
Nominator: Jambi, Jawa Timur, Sumatera Barat
Pemenang: Sumatera Barat (Minang Mart dan Generasi Pertanian)

3. Bidang Sosial
Nominator: Papua, Maluku, Sulawesi Utara
Pemenang: Papua (Membangun masyarakat, dan memberantas miras)

4. Bidang Budaya
Nominator: Kalimantan Tengah, Riau, Kepulauan Riau
Pemenang: Kepulauan Riau (Penjagaan histori dan tradisi, dan pulau penyengat)

5. Bidang Ketahanan Pangan
Nominator: Kalimantan Selatan, Gorontalo, Sulawesi Tengah
Pemenang: Gorontalo (Optimalisasi produksi jagung)

6. Bidang UMKM
Nominator: Jawa Tengah, Makuku Utara, Banten
Pemenang: Jawa Tengah (Mengayubagya ekonomi wong cilik)

-- Adhi Purna Prima Award
1. Bidang Industri Kreatif
Nominator: Jawa Barat, Bali, Sumatera Utara
Pemenang: Jawa Barat (Bandung Silicon Valley, pusat ekonomi kreatif di 27 Kota/ Kabupaten)

2. Bidang Pariwisata
Nominator: Sulawesi Tenggara, NTT, NTB
Pemenang: NTB (Wisata Halal dan Kawasan Mandalika)

3. Pembangunan Manusia
Nominator: Kepulauan Riau, Bali, Kalimantan Timur
Pemenang: Kalimantan Timur (Beasiswa hingga cita -cita tuntas)

4. Bidang Pendidikan
Nominator: Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Utara
Pemenang: Kalimantan Barat (Sekolah Geratis 12 tahun, mencerdaskan bangsa di Perbatasan)

5. Bidang Kesehatan
Nominator: Maluku, Aceh, Kalimantan Timur
Pemenang: Maluku (Pelayanan Kesehatan berbasis gugusan kepulauan)

6. Bidang Perdagangan
Nominator: Banten, Sulawesi Selatan, Maluku
Pemenang: Sulawesi Selatan (Hub Indonesia Wilayah Timur)

7. Bidang Pertanian
Nominator: Sumatera Selatan, Bengkulu, Sulawesi Barat
Pemenang: Sulawesi Barat (Integrasi komoditas Jagung, Kakao, Sawit)

8. Bidang Perikanan dan Kelautan
Nominator: Lampung, Bangka Belitung, Sulawesi Tenggara
Pemenang: Lampung (Kontribusi Budi Daya Udang Terbesar)

9. Bidang Lingkungan
Nominator: Papua Barat, Jawa Timur, Sumatera Barat
Pemenang: Papua Barat (Semangat Kosenvrasi Berkelanjutan)

10. Bidang Pelayanan Publik
Nominator: Jawa Barat, Jawa Timur, Kalimantan Utara
Pemenang: Kalimantan Utara (Spirit Layanan Prima Provinsi Termuda)

11. Bidang Pengentasan Kemiskinan
Nominator: Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Papua
Pemenang: Sulawesi Utara (Terus Melejit di level satu digit)

12. Bidang Inklusifitas
Nominator: DIY, Jawa Timur, Bali
Pemenang: DIY (Mantap Roadmap Inklusivitas)

13. Bidang Partisipasi Masyarakat
Nominator: DIY, DKI Jakarta, Kalimantan Utara
Pemenang: DKI Jakarta (Indeks demokrasi tertinggi)

-- Life time Achievement
Diberikan kepada Gubernur Jawa Timur, dengan "Track record" kepemimpinan, mengawal tradisi kompetisi, patut menjadi contoh untuk daerah lain.(Red/Rls)
×
Berita Terbaru Update