Notification

×

Iklan

Iklan

Pemprov Jabar Telah Perbaiki 9.956 Unit Rutilahu Pada Tahun 2017

Kamis, 01 Februari 2018 | 14:31 WIB Last Updated 2018-02-02T07:31:59Z
INDRAMAYU,LENTERAJABAR.COM-Wakil Gubernur Jawa Barat, Deddy Mizwar meninjau lokasi penerima Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS), di Desa Dadap, Kecamatan Juntinyuat, Kabupaten Indramayu, Kamis (1/2/2018). Untuk desa ini, BSPS Tahun Anggaran 2017 sudah tersalurkan sebanyak 30 unit, dengan nilai bantuan sebesar Rp 450 juta.

Realisasi perbaikan Rutilahu di Jawa Barat dari APBD Provinsi Tahun Anggaran 2017 mencapai 9.956 unit, terdiri dari Rutilahu Perdesaan sebanyak 7.956 unit yang tersebar di 435 Desa pada 17 Kabupaten, dengan nilai bantuan mencapai Rp 107,406 miliar (1 unit sebesar Rp. 13,5 juta), serta bantuan operasional kepada Kodam III/Siliwangi sebesar 18,4 miliar rupiah.

"Sedangkan Rutilahu Perkotaan terealisasi sebanyak 2 ribu unit yang tersebar di 67 Kelurahan pada 9 Kota, dengan nilai bantuan sebesar 30 miliar rupiah (1 unit sebesar Rp. 15 juta)," jelas Demiz sapaan akrab pria ini kepada wartawan usai meninjau perbaikan Rutilahu.

Sementara itu, terkait bantuan stimulan yang didanai oleh APBN, pada tahun 2017 terealisasi 5.986 unit yang tersebar di 94 desa dan 12 kelurahan pada 58 kecamatan, 4 Kota dan 16 kabupaten di Jawa Barat, dengan nilai bantuan hampir mencapai Rp 90 miliar.

Ia mengatakan, Pemprov Jawa Barat sejak tahun 2013 sudah membenahi Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) lebih dari 127 ribu unit, melebih target sebanyak 100 ribu unit. Hal tersebut bisa tercapai karena ada bantuan dari pemerintah pusat, APBD Provinsi dan kabupaten kota.

"Masih banyak Rutilahu di Jabar ini yang harus terus dibangun dengan nilai gotong royong yang sangat tinggi dari masyarakat. Ini yang menyebabkan Jawa Barat programnya berjalan karena sifat gotong royong masyarakat itu tinggi," kata dia.

Ia menjelaskan, bantuan stimulan diberikan kepada warga sasaran sebesar Rp 15 juta untuk membenahi Rutilahu mereka. Sedangkan sisa kekurangan dananya didapat secara bahu-membahu antar tetangga hingga terkumpul untuk merenovasi rumah secara utuh.

"Untuk Kabupaten Indramayu mendapatkan bantuan sebanyak 444 unit yang tersebar di 12 Desa/Kelurahan pada 5 Kecamatan, dengan nilai bantuan sebesar Rp 6,56 miliar," kata dia.

Sementara untuk tahun 2018, program perbaikan Rutilahu dari APBD Provinsi Jawa Barat direncanakan sebanyak 20 ribu unit, sedangkan untuk program BSPS pihaknya mengusulkan sebanyak 9.105 unit untuk 24 Kabupaten/Kota.

Tahun ini direncanakan mendapatkan alokasi BSPS sebanyak 358 unit yang tersebar pada 7 Desa/Kelurahan di Kecamatan Cikedung, dengan nilai bantuan Rp 5,35 miliar,Ia berharap program BSPS bisa terus berjalan secara bertahap dan targetnya pada 2023 semua rumah di Jawa Barat sudah layak huni.

Sedangkan program lainnya, seperti Kota Tanpa Kumuh (Kotaku) yang sejalan dengan BSPS direncanakan tuntas tahun 2019."Sehingga betul-betul minimal Sanimas, Sabermas dan Kotaku tuntas 2019. Sedangkan untuk rumah tidak layak huni masih terus berjalan bisa saja sampai 2023,"paparnya.(Red/Hms) 
×
Berita Terbaru Update