Notification

×

Iklan

Iklan

Humas Pemkot Gelar Diskusi Publik “Sinergi Pers dan Pemerintah dalam Menjaga Kondusivitas Kota Bandung Selama Pilkada 2018 dan Pilpres 2019”

Selasa, 13 Februari 2018 | 16:40 WIB Last Updated 2018-02-13T09:40:29Z
BANDUNG,LENTERAJABAR.COM-Bagian Hubungan Masyarakat Sekretariat Daerah (Humas Setda) Pemerintah Kota Bandung mengelar Diskusi Publik dengan tema “Sinergi Pers dan Pemerintah dalam Menjaga Kondusivitas Kota Bandung Selama Pilkada 2018 dan Pilpres 2019” ini digelar di di Paviliun Podomoro jalan Diponegoro no 28 kota Bandung, Selasa (13/2/2018) dan dihadiri langsung oleh Wali kota Bandung Ridwan Kamil.

Kabag Humas Pemkot Bandung, Yayan Ahmad Brilyana mengatakan kegiatan ini untuk berdiskusi terkait sinergitas dan kolaborasi untuk mewujudkan Kota Bandung lebih kondusif,, Sinergitas antara pers dan pemerintah kota saat ini sangat baik. Pers dan pemerintah berada di tempat yang sejajar. Keduanya ingin mewujudkan Kota Bandung yang unggul, aman dan sejahtera,kata mantan sekretaris Diskominfo ini.

Menurut Yayan, pers itu separuh nafasnya pemerintah. Pemerintah banting tulang sekuat tenaga memberikan pelayanan kepada masyarakat kalau tanpa pers pesannya tidak akan sampai. Kritik dari masyarakat juga tidak akan sampai ke pemerintah jika tanpa pers. Kalau ada masalah dikit wajar, tapi kita akan terus mengarah ke arah yang lebih baik,paparnya.

Pemkot Bandung terbuka terhadap kritikan. Mengingat, saat ini kritikan dari masyarakat bisa langsung disampaikan ke pemerintah melalui media sosial instansi terkait,tuturnya seraya mengatakan,"Kami terbuka terhadap kritikan karena saat ini Kota Bandung sudah menjadi smart city dimana setiap kritikan bisa disampaikan secara langsung," imbuhnya.

Pihaknya mengakui, masih ada pimpinan-pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang enggan berbicara kepada masyarakat melalui media. Padahal dengan media, pemerintah bisa menyampaikan klarifikasi terkait suatu pemberitaan,ujar Yayan.

Ditambahkan Yayan,pemberitaan bersifat kritik wajar, maka untuk memperjelasnya melalui klarifikasi untuk itu kepala OPD harus menyampaikan setiap programnya dan mengklarifikasi hambatan yang terjadi di lapangan,untuk itulah pihaknya membuat acara Bandung Menjawab wadah inilah sebagai sarana bagi pejabat pemkot dengan insan pres berinteraksi," tegasnya.

Pemkot juga meminta pers untuk turut serta menjaga Kota Bandung agar tetap kondusif selama tahun politik. Apalagi Kota Bandung itu penuh keakraban meskipun penuh dengan persaingan."Hati-hati dengan hoax, klarifikasi ke Humas atau media mainstream," pungkasnya.(Red)
×
Berita Terbaru Update