Notification

×

Iklan

Iklan

Kinerja Humas Pemkot Bandung Apresiasi Pelaku Pres

Selasa, 13 Februari 2018 | 17:15 WIB Last Updated 2018-02-13T10:15:42Z
BANDUNG,LENTERAJABAR.COM-Sejumlah tokoh media di Kota Bandung memberikan apresiasi karena dinilai mampu mengikuti perkembangan zaman,kepada Bagian Hubungan Masyarakat Sekretariat Daerah (Humas Setda) Kota Bandung.

Bagian Humas Setda Kota Bandung dinilai mampu memberikan pelayanan yang baik dan layak ditiru oleh Humas pemerintah kota/kabupaten lain di Indonesi.

Pemimpin Redaksi Tribun Jabar, Yusran Pane mengatakan,“Saya sudah dinas di 22 kota di Indonesia. Kota Bandung paling bagus. Apalagi dengan terobosan yang dimiliki menunjukkan bahwa Humas sudah responsif terhadap perubahanm jaman " kata wartawan senior ini di sela-sela Diskusi Publik dengan tema “Sinergi Pers dan Pemerintah dalam Menjaga Kondusivitas Kota Bandung Selama Pilkada 2018” di Paviliun Podomoro jalan Diponegoro no 28 Kota Bandung, Selasa (13/2/2018).

Kegiatan ini dilakukan Bagian Humas Setda Kota Bandung untuk urun rembuk terkait sinergitas dan kolaborasi guna mewujudkan Kota Bandung lebih kondusif,, Sinergitas antara pers dan pemerintah kota saat ini sangat baik. Pers dan pemerintah berada di tempat yang sejajar. Keduanya ingin mewujudkan Kota Bandung yang unggul, aman dan sejahtera.

Pada Diskusi ini menampilkan para nara sumber Pemimpin Redaksi Tribun Jabar, Yusran Pane,Ketua Dewan Kehormatan PWI Jawa Barat, Noe Firman.Ketua SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) Jawa Barat Hardiyansyah yang juga Ketua Pokja PWI Kota Bandung serta Rana dari Akademisi.

Ditambahkannya berdasar penilaian, ada satu dua kota yang bagus, tapi tidak semasif yang dilakukan oleh Humas Kota Bandung. "Komplit dari segala macamnya,” kata pria berkacamata ini seraya menambahkan meskipun sudah ada teknologi tetapi itu tidak boleh menghilangkan interaksi personal antara Humas dan jurnalis. Hubungan yang baik harus tetap dijalin agar kerja sama di lapangan bisa tetap harmonis.

Sementara Ketua Dewan Kehormatan PWI Jawa Barat, Noe Firman. Kedekatan personal dan hubungan pertemanan yang dijalin Humas dan wartawan tidak boleh dihilangkan.

Ditambahkan mantan Ketua Pokja PWI Kota Bandung ini ,perangkat itu sebagai alat bantu, tapi komunikasi personal memegang peranan penting sehingga muncul chemistry sehingga punya rasa. Rasa itu kan yang tidak bisa dihadirkan oleh mesin. Hubungan personal tetap harus dibuka dan dijalin,pungkasrnya.

Ditempat yang sama .Ketua SMSI (Serikat Media Siber Indonesia) Jawa Barat Hardiyansyah yang juga Ketua Pokja PWI Kota Bandung mengatakan,seiring majunya teknologi informasi saat ini, banyak bermunculan media online atau daring,berdasarkan data menurutnya saat ini ada 43 ribu media online yang terdaftar belum yang tidak terdaftar mungkin jauh lebih banyak,papar owner media daring ayobandung ini.

Banyaknya media online tersebut harus di barengi dengan profesionalisme pengelola media tersebut dan tentunya harus mengedepankan kode etik sebagai wartawan serta taat pada aturan main yang ada berdasarkan Undang-Undang Pres Nomor 40/1999 serta pedoman Media Siber serta tidak kalah pentingnya para wartawan di ikutkan pada pelatihan Uji Kompetensi Wartawan(UKW),pungkas Andhy sapaan akrab pria ini.(Red)
×
Berita Terbaru Update