Notification

×

Iklan

Iklan

Pemkot Sosialisasikan ORI Cegah Penyebaran Difteri

Selasa, 30 Januari 2018 | 14:07 WIB Last Updated 2018-01-30T07:07:44Z
BANDUNG,LENTERAJABAR.COM-Cegah penyebaran Difteri, Pemkot Bandung melalui Dinas Kesehatan Kota Bandung mensosialisasikan Outbreak Response Immunization (0RI). "Pelaksanaan ORI di Kota Bandung akan dilakukan 3 putaran yakni pada bulan Februari, Juni dan Desember 2018. Sasaran dan program ini adalah anak-anak dan remaja yang barusia 1 sampai dengan 19 tahun" kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Bandung Rita Verita Sri Hasniarty dalam acara Bandung Menjawab di Balaikota Bandung, Selasa (30/1).

Rita menjelaskan ORI adalah sebuah program respon cepat yang dicanangkan oleh Kementerian Kesehatan RI (Kemenkes RI) atas merebaknya kasus penyakit difteri di beberapa wilayah di Indonesia.

Kemenkes RI melalui Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit, sepakat lakukan ORI dengan 3 kepala Dinas Kesehatan Provinsi, yakni Banten, DKI Jakarta, dan Jawa Barat yang dimulai pada akhir tahun 2017.

Dipilihnya tiga provinsi tersebut mengingat potensi transmisi penyakit menular yang masih tinggi. Transmisi yang tinggi itu disebabkan oleh kepadatan jumlah penduduk dan tingginya mobilisasi manusia di tiga provinsi tersebut.

Rita mengungkapkan di Jawa Barat terdapat 123 kasus dengan 13 kematian yang tersebar di 18 kabupatan/kota. Kasus terbanyak ada di Purwakarta dengan 27 kasus disusut Karawang dengan 14 kasus (Rilis Kemenkes, 6/12/2017).

Di Kota Bandung sendiri pada tahun 2016 terdapat 6 kasus penyakit difteri dan jumlahnya meningkat pada tahun ini menjadi 9 kasus dengan 1 orang meninggal dunia.

Dinas Kesehatan Kota Bandung akan bekerjasama dengan seluruh SOPD (Satuan Organisasi Perangkat Daerah) di Kota Bandung terutama dengan Dinas Pendidikan Kata Bandung untuk menyosialisasikan program ini di sekalah sekolah. mulai dari PAUD, TK. SD. SMP, SMA dan sederajat.

Menurutnya pelaksanaan imunisasi ini wajib sifatnya karena telah ada regulasi yang ditetapkan langsung oleh pemerintah pusat,jelasnya seraya menagatakan seperti yang diketahui, difteri merupakan penyakit infeksi yang disebabkan oleh kuman Corynebacterium Diphtheriae yang sangat mudah menular dan berbahaya karena dapat menyebabkan kematian.

Bakteri dapat dengan mudah menular metalui percikan ludah saat bersin atau batuk. Sehingga sangat penting bagi semua orang untuk mendapatkan imunisasi difteri.

Peran sosialisasi tentang bahaya penyakit difteri dan manfaat imunisasi sangat penting untuk dilakukan. Hal ini karena, masih ada kelompok kelompak di masyarakat yang manolak imunisasi.

Harapannya dengan dilaksanakan program ORI, dapat menumbuhkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya imunisasi dan dapat memutus rantai wabah penyakit difteri sehingga tidak ada Iagi kasus penyakit difteri di Kota Bandung.(Red/Rls)
×
Berita Terbaru Update