Notification

×

Iklan

Iklan

Dishub Jabar Optimis Pembebasan Lahan Dapat Dilanjutkan

Rabu, 24 Januari 2018 | 13:23 WIB Last Updated 2018-01-24T06:23:34Z
BANDUNG,LENTERAJABAR,COM-Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) Kertajati Majalengka di perkirakan dapat di operasikan pada musim haji tahun ini.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Jabar Dedi Taufik mengatakan, pihaknya bakal melanjutkan pembebasan lahan yang harus mencapai 4.500 meter dengan alokasi dana Rp 50 miliar. Selain itu, pembangunan gedung display dan pagar BIJB harus segera diselesaikan.

"Posisi BIJB untuk terminal sudah lebih dari 84 persen. Kami optimistis pengerjaan lanjutan ini bisa tuntas sebelum soft launching (April 2018, red)," katanya kepada wartawan di Kantor Dishub Jabar, Jln. Sukabumi, Kota Bandung, Rabu (24/1/2017).

Untuk infrastruktur jalan menuju BIJB, akses non-tol sepanjang 1,77 kilometer sudah ada anggaran dari pemerintah pusat. Bahkan, akses non-tol dengan lebar 60 meter itu sudah ditender. "Jadi, tinggal menunggu di bulan Februari ini untuk pengerjaan fisik," katanya.

Dedi melanjutkan, akses kereta cepat juga terus digenjot yang saat ini pembangunannya baru sampai Jakarta-Bandung. "Pak Presiden menginginkan kereta cepat tidak hanya berhenti di Tegaluar, tetapi harus ke Kertajati. Kami harus respon baik karena Pak Presiden punya target waktu untuk menyelesaikan pekerjaan ini," jelasnya.

Selain itu, proyek Pelabuhan Patimban juga harus segera rampung. Penetapan lokasi sudah dilaksanakan di tahun 2017 dan pembebasan lahan ditangani oleh Kementerian Perhubungan.

"Kami dari pemerintah daerah mendukung dari aspek administrasi dan perencanaan. Tahun 2019 nanti diharapkan Pelabuhan Patimban sudah bisa selesai," tuturnya.

Dedi menambahkan, pihaknya menggarap Pelabuhan Cirebon sesuai dengan nota kesepahaman bersama Pelindo II yang akan dikembangkan dengan reklamasi seluas 50 hektare.

"Pelabuhan Patimban dan Pelabuhan Cirebon akan terhubung dengan BIJB sehingga akses menuju BIJB bervariasi. Seluruh infrastruktur harus terhubung satu dengan yang lain agar layanan transportasi kepada masyarakat lebih baik," jelasnya.

Lebih lanjut, Dishub Jabar berupaya optimal dalam menyelesaikan proyek yang tercantum di ABPD. "Yang belum tertuang, kami akan berkirim surat ke pemerintah pusat supaya diselesaikan," ucapnya.

Ia mencontohkan, pihaknya telah menjalankan peran sesuai kesepakatan untuk membebaskan lahan di pembangunan jalan Tanjungrasa-Cibungur sepanjang 10 kilometer. "Tinggal pemerintah pusat melaksanakan infrastruktur fisik. Nantinya ini akan terintegrasi dengan Pelabuhan Patimban," paparnya.

Sementara itu di tempat terpisah Wakil Ketua Komisi IV DPRD Jabar yang menangani pembanguan Daddy Rohandy saat dimintai tanggapanya terkait perkembangan Bandara Internasional Jawa Barat (BIJB) mengatakan,pihaknya merespon positif bila dinas teknis yang membidangi pembangunan bandara itu agresif untuk segera melanjutkan proyek kebanggan masyarakat Jabar tersebut,tutur legislator daerah pemilihan Cirebon-Indramayu ini.

Lebih lanjut diakatakan Daddy,bila pembebasan lahan segera di tuntasnya,pihaknya optimis bandara itu dapat di pergunakan untuk pemberangkatan Jemaah Haji Embarkasi Jawa Barat,tutur politisi partai Gerindra ini,sehingga untuk jemaah haji wilayah pantura lebih dekat tidak perlu ke Bandara Halim Perdanakusuma,Pungkasnya.(Red)
×
Berita Terbaru Update