Notification

×

Iklan

Iklan

Jalan Tol Seroja Beroperasi Setelah Di Resmikan Presiden Jokowi

Senin, 04 Desember 2017 | 16:32 WIB Last Updated 2017-12-04T09:32:50Z
BANDUNG,LENTERAJABAR.COM-Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo (Jokowi) meresmikan Jalan Tol Soreang-Pasirkoja (Soroja) di Gerbang Tol Soreang, Kab. Bandung, Senin (4/11/2017). 

Peresmian tersebut menandai Tol Soroja sudah dapat dioperasikan dan digunakan oleh masyarakat.Menurut Jokowi,ini tol yang sangat dinantikan masyarakat Kabupaten Bandung dan sekitarnya,karena keberadaan jalan ini sudah ditunggu lama sejak 1996 diusulkan. Ini sudah dikerjakan 2 tahun lebih,jelasnya di sela peresmian.

Jokowi mengatakan, keberadaan tol Soroja bisa memangkas waktu tempuh dari Kota Bandung ke Kabupaten Bandung, menjadi 12 menit. Dari sebelumnya melalui jalur arteri yang bisa mencapai 1,5 jam karena adanya kemacetan.

Menurutnya, di Kabupaten Bandung terdapat kawasan industri, wisata, pemerintahan dan olahraga. Ke depan, diharapkan sektor-sektor tersebut mobilitasnya akan semakin baik.

"Terutama ke wilayah wisata diharapkan akan lebih banyak wisatawan serta industri lebih efisien dan daya saing lebih baik. Kabupaten Bandung harus bersiap mengalami percepatan diberbagai bidang," katanya.

Ditambahkannya  dengan adanya tol Soroja yang berdekatan dengan kawasan olahraga si Jalak Harupat, bisa mendorong kebangkitan prestasi di Jabar. Selain itu, terdapat tempat wisata yang berpotensi dan bervariasi yaitu kebun teh di Rancabali, Ciwidey, Malabar Pangalengan, Situ Latenggang dan Situ Cileunca dan sumber air panas di Ciwalini, Kawah Putih, rumah peninggalan boscha.

Pada acara peresmian tersebut, turut hadir Gubernur Jawa Barat, Ahmad Heryawan, Menteri Perhubungan, Menteri PUPR, Menteri BUMN, Sekretaris Kabinet Pramono Anung, Bupati Bandung dan tamu undangan lainnya.

Sebelum diresmikan, Tol Soroja telah melalui uji kelaikan oleh Tim Laik Fungsi dari Kementerian PUPR, Kementerian Perhubungan dan Korlantas pada 16-17 November 2017 lalu, meliputi uji laik fungsi dan uji laik operasi yang kemudian menetapkan tol tersebut laik operasi.

Seperti diketahui, PT Citra Marga Lintas Jabar (CMLJ) selaku Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) memulai ground breaking Tol Soroja pada September 2015 lalu. Tol sepanjang 10,57 kilometer yang terdiri dari jalan utama dan akses gerbang tersebut terbagi dalam dua seksi pembangunannya.

Sesksi I ruas simpang susun Pasirkoja-Margaasih sepanjang 2,75 kilometer dan seksi II ruas simpang susun Margaasih-Katapang sepanjang 3,3 kilometer, serta ruas simpang susun Katapang-Soreang 2,1 kilometer. Untuk memudahkan akses dan menjaga jaringan jalan eksisting, lingkup pekerjaan kontruksi Tol Soroja aktualnya mencapai 26,4 kilometer termasuk 12 ramp sepanjang 10,4 kilometer dan overpass sepanjang 3,7 kilometer.

Tol Soroja memiliki lima gerbang, masing-masing di Gerbang Tol Margaasih Barat, Margaasih Timur, Kutawaringin Barat, Kutawaringin Timur dan Soreang. Tol dengan nilai investasi sebesar Rp 1,765 triliun itu akan memangkas waktu tempuh dari Kota Bandung menuju Kabupaten Bandung antara 10-15 menit.

Tol ini pun akan menjadi bagian dari jaringan transportasi Bandung Raya, yang terkoneksi dengan Tol Purbaleunyi melalui persimpangan di kilometer 132. Selain itu, Tol Soroja juga akan memudahkan pengguna jalan dari Soreang untuk meneruskan perjalanannya ke arah timur hingga Cileunyi atau ke arah barat ke Cikampek hingga Jawa Tengah, Jakarta hingga Merak.

Selain itu, kehadiran Tol Soroja sebagai tol dalam kota akan mendorong pertumbuhan kawasan permukiman dan industri di Kabupaten Bandung. Tol ini pun diharapkan dapat mendongkrak potensi pariwisata di Kabupaten Bandung, yang selama ini belum maksimal baik karena terbatasnya akses jalan maupun rawan terjadinya kemacetan dari dan menuju beberapa lokasi wisata yang ada.

Peran Tol Soroja dalam membangun dan menggerakan urat nadi perekonomian di Kabupaten Bandung dan sekitarnya, juga menjadi tumpuan dan harapan banyak pihak. Tak hanya bagi pemerintah, pelaku industri, tapi juga masyarakat setempat.(Red)
×
Berita Terbaru Update