BANDUNG,LENTERAJABAR.COM- Loeke Larasati Agoestina, Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Jawa Barat, mempersilakan kepada para pelajar yang merasa memiliki persoalan hukum untuk curhat dengan jaksa. Menurut Kejati yang baru beberapa minggu menjabat ini,langkah itu dilakukan sebagai upaya pendampingan jaksa kepada para pelajar. " kata Loeke saat memimpin upacara bendera dalam program Jaksa Masuk Sekolah yang dicetuskan oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Barat di SMAN 3 Bandung, Jalan Belitung, Senin (13/11/2017).
Lebih lanjut dikataknnya,kalau siswa merasa ada problem yang mengarah ke ranah hukum atau pun dia tidak bisa mengambil langkah silakan datang ke kami atau pihak sekolah bisa mengundang kami,tutur Loeke.
Dia menjelaskan, ada banyak macam persoalan hukum yang kerap menimpa di kalangan pelajar. Misalnya aksi tawuran, pengeroyokan, bullying atau penyalahgunaan narkotika.
Ditambahkannya bagi pelajar yang ingin berkonsultasi dengan para jaksa, Kejati Jabar sudah mempersiapkan jaksa khusus yang menangani persoalan anak. Jaksa itu sudah diberikan pelatihan khusus mengenai anak.
"Pendampingan nantinya, untuk sementara ini dari jaksa memberikan pendampingan hanya sebatas mencari solusi. Kalau itu sudah betul masuk tindak pidana seperti tawuran tentu ranah nya di kepolisian untuk menanganinya," pungkasnya.(Red)