Notification

×

Iklan

Iklan

BI dan Polda Jabar Adakan Kerjasama Penanggulangan Peredaran Uang Palsu

Kamis, 02 November 2017 | 15:52 WIB Last Updated 2017-11-02T08:52:11Z
BANDUNG,LENTERAJABAR.COM-Kepala Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat Wiwiek Sisto Widayat didampingi Kepala Divisi Sistim Pembayaran Mikael Budisatrio, mengunjungi Kapolda Jabar  Irjen. Pol. Drs. Agung Budi Maryoto, M.Si. di Mapolda Jabar Jl.Soekarno Hatta Bandung, Kamis (2/11/2017).

Berdasarkan rilis dari Humas BI Perwakilan Jabar, Yayan Istiandi, kunjungan tersebut sebagai langkah untuk meningkatkan kerjasama dengan Polda Jabar, seiring adanya pergantian pucuk pimpinan  di lembaga tersebut, yang  sebelumnya dijabat oleh Irjen Pol Drs Anton Charliyan MPKN.

Bank Indonesia (BI) akan terus mengupayakan kerjasama dgn kepolisian sebagaimana tindak lanjut MOU Gubernur BI dan Kapolri,  dalam penanggulangan peredaran uang palsu.

"Adapun sinergi yang baru saja dilakukan adalah, dengan memberikan pelatihan dan edukasi uang palsu, kepada penyidik Polri di seluruh Polres dan Polresta di wilayah Polda Jabar, dalam acara  workshop yang telah berlangsung di Kantor BI Jabar di Bandung, Selasa (10/10/2017). Acara tsb dibuka dan dihadiri oleh Direktur Reserse dan Kriminal Khusus (Dir Reskrimsus) Polda Jabar Kombes Pol Samudi," ujarnya.

Kerjasama lainnya terkait Kupva dan pengawalan kas keliling/remise yang menjadi tugas Bank Indonesia di bidang sistem pembayaran, seperti diatur dalam Undang Undang No. 7 Tahun 2011 tentang Mata Uang dan terkait kejahatan mata uang yang saat ini trend kejahatan mata uang terus menurun. "Tentunya ini berkat penanganan yang dilakukan dengan serius," ujarnya.

Direncanakan tanggal 15 November 2017 untuk pertama kali BI Jabar akan melakukan penghapusan uang palsu, yang telah mendapat inkrah dari pengadilan negeri, dan akan dilakukan koordinasi dengan instansi terkait, seperti pengadilan, kejaksaan, otoritas jasa keuangan dan unsur terkait lainnya. " Pada kesempatan pertemuan ini, diharapkan Kapolda Jabar dapat hadir pada acara tersebut," pungkasnya.(Red)
×
Berita Terbaru Update