Notification

×

Iklan

Iklan

Srikandi Gerindra Prasetyawati Bersama Laskar Gerindra Jabar Bagikan Masker dan Edukasi Warga Dampak Abu Vulkanik

Senin, 07 September 2026 | 19:13 WIB Last Updated 2026-09-07T12:13:53Z


KABUPATEN BOGOR.LENTERAJABAR.COM
,- Kesiapsiagaan menghadapi potensi dampak kesehatan, akibat sebaran abu vulkanik erupsi Gunungapi Anak Krakatau tersebut direspon cepat menjadi perhatian Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Jawa Barat,  Ir. Hj. Prasetyawati, M.M. Bersama Laskar Gerindra Jawa Barat, Prasetyawati turun langsung ke Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, untuk menggelar sosialisasi tanggap bencana sekaligus membagikan masker gratis kepada warga juga menerima poster .


Lebih lanjut dikatakan srikandi partai berlambang kepala burung garuda ini,pihaknya melakukan hal ini untuk mengedukasi dan memberikan informasi kepada masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak abu vulkanik, terutama gangguan saluran pernapasan, iritasi mata, dan keluhan kesehatan lainnya yang berpotensi muncul akibat paparan debu vulkanik Anak Krakatau,jelas Bunda Pras sapaan akrab Prasetyawati.


Kegiatan dilakukan dengan menyusuri sejumlah titik yang menjadi ruang aktivitas masyarakat, mulai dari permukiman dan warung hingga jalan raya. Masker dibagikan kepada masyarakat umum, pedagang, pengemudi truk, serta pengendara sepeda motor yang melintas.


Debu vulkanik merupakan partikel halus yang berasal dari material batuan dan kaca vulkanik. Partikel tersebut dapat terhirup dan masuk ke saluran pernapasan, sehingga paparan perlu diantisipasi.


Penggunaan masker menjadi salah satu langkah perlindungan yang disampaikan dalam edukasi tersebut. Warga juga diingatkan untuk sebisa mungkin berada di dalam rumah dan menutup jendela serta ventilasi apabila kondisi lingkungan dipenuhi debu.


Ditambahkan Ketua Ketua Pengurus Daerah (PD) PIRA (Perempuan Indonesia Raya) Jawa Barat.Prasetyawati mengajak masyarakat untuk tetap tenang dalam menghadapi potensi bahaya. Namun, ketenangan tersebut perlu disertai kewaspadaan serta perhatian terhadap langkah perlindungan diri dan keluarga.


Masyarakat juga perlu mengetahui tanda-tanda ketika kondisi kesehatan membutuhkan pemeriksaan lebih lanjut. Sesak napas, batuk terus-menerus, nyeri dada, nyeri mata yang tidak membaik, hingga pusing hebat disertai mual atau muntah menjadi kondisi yang perlu mendapat perhatian medis.


Kehadiran Laskar Gerindra Jabar dalam kegiatan tersebut turut memperkuat penyampaian informasi kepada masyarakat. Bersama Prasetyawati, mereka turun ke lingkungan warga untuk memberikan edukasi sekaligus membagikan masker secara langsung.


Kegiatan tersebut juga menunjukkan pentingnya penyampaian informasi kebencanaan secara langsung kepada masyarakat. Dengan mendatangi ruang aktivitas warga, edukasi mengenai perlindungan dari debu vulkanik dapat disampaikan secara lebih dekat dan mudah dipahami.


Sebelumnya Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi menerbitkan Surat Edaran Nomor 119/KS.01.01/Dinkes tentang Kesiapsiagaan dan Perlindungan Kesehatan Masyarakat Jawa Barat terhadap dampak Erupsi dan Sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau. 


kesiapsiagaan terhadap dampak sebaran abu vulkanik dilakukan dengan menyiapkan posko dan lokasi pengungsian. Pemprov Jabar juga mengaktifkan kesiapsiagaan puskesmas, rumah sakit, pos kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan dalam menghadapi abu vulkanik Gunung Anak Krakatau.(adv)

×
Berita Terbaru Update