KABUPATEN SUBANG.LENTERAJABAR.COM,- Komisi II DPRD Provinsi Jawa Barat (Jabar) yang membidangi perekonomian salah satu mitra kerjanya Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Provinsi Jawa Barat.
Komisi II DPRD Provinsi Jabar melaksanakan kunjungan kerja (kunker) lapangan ke Satuan Pelayanan (Satpel) Balai Perbibitan dan Pengembangan Ternak Domba dan Kambing di Tambakmekar, Kabupaten Subang.Rabu, 2 September 2026.
Pimpinan dan Anggota Komisi II diterima Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Jawa Barat, Linda Al Amin beserta jajaran Satpel.
Kunker tersebut di hadiri Anggota Komisi II DPRD Provinsi Jabar,Dede Kusdinar,SE dari Fraksi Partai Gerindra mengungkapkan, kunker ini difokuskan pada evaluasi capaian kinerja program Tahun Anggaran 2026 sekaligus melakukan penajaman usulan program kerja strategis untuk menyongsong Tahun Anggaran 2027 pada subsektor perbibitan ternak.
Menurut Kang Dede sapaan akrab Sekretaris Tani Merdeka Indonesia Jawa Barat ini,keberadaan Satpel Tambakmekar di Subang memiliki peran strategis sebagai hulu rantai pasok peternakan rakyat di Jawa Barat,tutur wakil rakyat dari daerah pemilihan Jabar 14 Kabupaten Garut.
Lebih lanjut dikatakan legislator partai berlambang kepala burung garuda ini,jika kita ingin mewujudkan swasembada daging di Jawa Barat, maka kuncinya ada pada penguatan hulu, yaitu balai pembibitan seperti di Tambakmekar ini,tegas Kang Dede.
Ditambahkannya Komisi II DPRD Jabar mendorong adanya sinergi penganggaran yang kuat antara pihak legislatif dan eksekutif. Penguatan fungsi balai pembibitan ini diharapkan dapat menciptakan kemandirian ternak, mendongkrak perputaran ekonomi perdesaan, sekaligus menjamin pasokan daging hewani yang aman bagi masyarakat Jawa Barat di masa mendatang.
Sementara itu Kepala DKPP Jabar Linda Al Amin memberikan apresiasi atas atensi yangt diberikan Komisi II DPRD Jabar terhadap dukungan dan perhatian ke Satuan Pelayanan (Satpel) Balai Perbibitan dan Pengembangan Ternak Domba dan Kambing di Tambakmekar sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan produksi ternak dan memperkuat ketahanan pangan daerah.(red/adpar)
