Notification

×

Iklan

Iklan

Musda ke VI Aklamasi Tetapkan Anton Sukartono Pimpin Kembali Demokrat Jabar

Selasa, 25 Agustus 2026 | 05:28 WIB Last Updated 2026-08-25T02:28:22Z

Caption : Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron bersama Gubernur Jabar Dedi Mulyadi dan Ketua DPD Demokrat Jabar Anton Sukartono saat memberikan keterangan kepada media.


KOTA BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
,- Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Demokrat Jawa Barat menggelar musyawarah daerah atau Musda ke VI untuk memimpin partai berlambang bintang mercy periode lima tahun kedepan.bertempat di The Trans Luxury Hotel Kota Bandung, Senin (24/8/2026) malam.


Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat, Herman Khaeron, menjelaskan bahwa panitia menggelar Musda VI melalui mekanisme Musyawarah Daerah Luar Biasa (Musdalub) akibat percepatan jadwal.


Kepengurusan DPD Demokrat Jawa Barat saat ini baru berjalan sekitar empat tahun empat bulan. Padahal, aturan AD/ART menetapkan masa jabatan pengurus selama lima tahun.


“Musyawarah Daerah ke-6 Partai Demokrat Provinsi Jawa Barat melalui Musdalub karena ada percepatan, baru 4 tahun 4 bulan, semestinya di dalam AD/ART 5 tahun,” jelas Kang Hero sapaan akrab Herman. Khaeron.


Herman mengungkapkan bahwa kendala dalam konsolidasi organisasi sebelumnya memaksa pihak partai mempercepat jadwal agar pergerakan tidak semakin terlambat.


Lebih lanjut dikatakan Kang Hero,Musyawarah Daerah (Musda) VI Partai Demokrat Jawa Barat berpeluang berlangsung cepat serta berakhir secara aklamasi. Tim verifikasi mencatat hanya satu nama kandidat yang lolos persyaratan dan mengantongi dukungan penuh dari seluruh pemilik suara.



27 DPC dan Organisasi Sayap bulat Dukung Anton Sukartono


Panitia Musda IV DPD Partai Demokrat telah membuka pendaftaran untuk bakal calon Ketua dari tanggal 10-16 Agustus 2026.Sampai terakhir pendaftaran hanya satu orang yang mendaftarkan.



Anton Sukartono kembali terpilih menjadi Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Demokrat Jawa Barat lima tahun ke depan. Anton terpilih secara aklamasi karena dalam proses pencalonan Ketua DPD Demokrat yang sebelumnya dibuka, hanya Anton yang mendaftarkan diri.


"Pemilik suara itu adalah para ketua DPC 27 kabupaten/kota dan satu organisasi sayap. Selebihnya adalah suara ketua umum yang hari ini tidak dipergunakan oleh ketua umum. Oleh karenanya, insyaallah mungkin lebih cepat musyawarah daerah ini karena hanya satu nama dan bisa ditetapkan secara aklamasi," kata Herman Khaeron.


Meski ditetapkan secara aklamasi,bagi Demokrat musda ini bukan hanya untuk memilih Ketua DPD, melainkan ada laporan pertanggungjawaban dan refleksi lima tahun lalu, serta target ke depan yang ingin dicapai.


"Demokrat pernah memenangkan pemilu di Jabar dengan 28 kursi baik DPR RI maupun DPRD provinsi, serta hampir di seluruh kabupaten/kota mendapatkan pimpinan. Masyarakat Jabar itu masyarakat yang memilih dengan hati, maka kami ingatkan ke kader Jabar harus benar-benar dekat dengan rakyat agar dicintai rakyat," katanya.


Menurutnya musda ini sebagai ajang penting guna menjadi forum tertinggi yang harus dijadikan pengambilan keputusan pada hal-hal strategis.


Herman menegaskan, akan mengawal langsung pelaksanaan musyawarah daerah ini dan berharap nanti akan memberikan yang terbaik, bukan hanya untuk Demokrat, namun terbaik untuk warga seluruh Jawa Barat.


KDM Demokrat menjadi sahabat pemerintah Provinsi Jawa Barat


Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab di sapa KDM berharap Pemprov Jabar dan Partai Demokrat terus merawat hubungan baik yang sudah terbangun selama ini.


Dedi menganggap Partai Demokrat sebagai mitra kerja tepercaya pemerintah daerah, baik melalui saluran struktur partai maupun perwakilan fraksi di DPRD Jawa Barat.


“Harapan terbesarnya tentunya sebagaimana yang sudah terjalin selama ini, Demokrat menjadi sahabat pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui representasi partai dan fraksinya bisa terus secara bersama-sama menyelesaikan seluruh konsepsi dan teknokrasi pembangunan yang ada di Jawa Barat,” kata Dedi.


Dedi menambahkan, koordinasi bersama pimpinan DPD dan Fraksi Demokrat berjalan sangat harmonis dalam mengawal berbagai kebijakan pembangunan.


“Selama ini bisa berjalan dengan baik. Komunikasi saya dengan jajaran pimpinan partai, DPD, kemudian pimpinan fraksi berjalan dengan baik. Kita bisa melihat dinamika di DPRD selama ini juga relatif baik,” ungkapnya.


Sementara itu, Ketua DPD Demokrat Jabar Anton Sukartono menyampaikan bahwa pihaknya akan terjun ke masyarakat guna menyerap aspirasi dan mendengarkan apa keinginan masyarakat, misalnya lapangan pekerjaan, sosial, ekonomi, dan lainnya.


"Kami akan bergerak ke masyarakat dengan coba menyerap, semisal ke generasi milenial apa sih keinginan mereka, contoh ingin adanya kegiatan olahraga maka bisa kami fasilitasi di akhir pekan dengan kegiatan AHY Run setiap tahunnya. Lalu, gen Z misal akan dihadirkan event mobile legends, dan lainnya," ujar Anton.


Ditambahkan Anton Anggota DPR RI ini memiliki target di pemilu 2029 terisi di 11 dapil yang ada dengan cara mencari caleg yang benar-benar unggul, berkompetensi, dan dikenal di masyarakat.(red/***)



×
Berita Terbaru Update