Notification

×

Iklan

Iklan

Legislator Maula Akbar : Hari Jadi ke-81 Jabar Tandang, Lembur diurus, Kota ditata Bersama Wujudkan Jabar Istimewa

Kamis, 20 Agustus 2026 | 08:08 WIB Last Updated 2026-08-24T01:19:19Z

Caption : Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Maula Akbar Mulyadi Putra,, S.I.Pol bersama istri putri karlina saat menghadiri Rapat Paripurna Istimewa memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Barat.di Pasanggrahan Pancarasa halaman Gedung Sate, Kota Bandung,


KOTA BANDUNG.LENTERAJABAR.COM
, - Momentum Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Barat yang diperingati pada Rabu, 19 Agustus 2026, diharapkan tidak berhenti sebagai perayaan  seremonial, tetapi menjadi momentum evaluasi sekaligus memperkuat semangat membangun Jawa Barat yang semakin kompak , bergerak maju sejahtera dan berdampak.


Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Maula Akbar Mulyadi Putra,, S.I.Pol  dari Fraksi Partai Gerindra  turut hadir dalam Rapat Paripurna Istimewa memperingati Hari Jadi ke-81 Provinsi Jawa Barat. Acara ini diselenggarakan di Pasanggrahan Pancarasa halaman Gedung Sate, Kota Bandung, dengan menampilkan keberagaman seni dan budaya Jawa Barat. pada Rabu malam, 19 Agustus 2026.


Lebih lanjut dikatakan A Ula sapaan akrab poliitis partai berlambang kepala burung garuda ini adapun, tema Hari Jadi ke-81 Jawa Barat Tahun 2026 adalah , “Jabar Tandang”, harus dimaknai sebagai keberanian untuk terus bergerak, bekerja dan menjawab berbagai persoalan masyarakat dengan karya nyata. 


“Wilujeng Milangkala ka-81 Provinsi Jawa Barat. Jabar Tandang harus menjadi semangat kita untuk terus bergerak. Tandang dalam bekerja, tandang melayani masyarakat, tandang membangun desa dan kota, serta tandang menghadirkan kesejahteraan yang benar-benar dirasakan rakyat,” tutur wakil rakyat daerah pemilihan Jawa Barat 10 yang meliputi Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Karawang ini..


Menurut Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat , yang membidangi kesra , Jawa Barat saat ini menunjukkan sejumlah perkembangan positif. Data BPS mencatat ekonomi Jawa Barat pada triwulan II 2026 tumbuh 5,73 persen secara tahunan. Persentase penduduk miskin pada Maret 2026 juga turun menjadi 6,54 persen atau sekitar 3,44 juta orang. Namun pada sisi lain, Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT) pada Februari 2026 masih berada di angka 6,64 persen.


“Ini menunjukkan bahwa kita punya modal dan arah yang baik, tetapi pekerjaan rumah kita masih besar. Pertumbuhan ekonomi jangan hanya terlihat dalam angka statistik.Jawa Barat memiliki kekuatan pangan yang sangat besar. Sepanjang 2025, produksi padi Jawa Barat mencapai sekitar 10,23 juta ton gabah kering giling (GKG) dari luas panen sekitar 1,76 juta hektare.


“Jawa Barat harus kuat pangannya, kuat petaninya, kuat UMKM-nya dan kuat ekonomi desanya. Jangan sampai daerah yang menjadi lumbung pangan, sentra produksi dan sumber kekayaan alam justru masyarakatnya tertinggal. Pembangunan harus menghadirkan nilai tambah sebesar-besarnya bagi masyarakat setempat,” tegasnya.


Ke depan,  Ia berharap pembangunan Jawa Barat semakin fokus pada pemerataan pelayanan dasar, penciptaan lapangan kerja, ketahanan pangan, penguatan ekonomi rakyat serta pembangunan yang tetap menjaga lingkungan dan budaya lokal.


“Usia 81 tahun adalah usia kematangan. Kita ingin Jawa Barat bukan hanya besar dari jumlah penduduk dan kekuatan ekonominya, tetapi juga besar karena kualitas manusianya, kuat ketahanan pangannya, maju desanya, berkembang kotanya, terjaga alamnya dan sejahtera masyarakatnya. Lembur diurus, kota ditata, rakyat harus semakin sejahtera,” ungkapnya.


“Wilujeng Milangkala ka-81 Jawa Barat. Jabar Tandang, terus melangkah dengan karya dan pengabdian. Semoga Jawa Barat semakin maju, adil, makmur, berbudaya dan menjadi rumah yang memberikan harapan serta kesejahteraan bagi seluruh masyarakatnya.,tukasnya .(red/adpar)


×
Berita Terbaru Update