
Caption : Anggota Komisi V DPRD Provinsi Jawa Barat Maula Akbar Mulyadi Putra, S.I.Pol
BANDUNG.LENTERAJABAR.COM,-- Anggota Komisi V Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Jawa Barat yang membidangi Kesejahteraan Rakyat (Kesra) salah satunya bidang pendidikan,Maula Akbar Mulyadi Putra, S.I.Pol mengungkapkan, Komisi V DPRD Jabar pada prinsipnya mendukung berbagai upaya Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan akses kepada siswa tidak mampu agar bisa bersekolah di sekolah unggulan peningkatan kualitas pendidikan.
Lebih lanjut dikatakan Anggota Fraksi Partai Gerindra DPRD Provinsi Jawa Barat ini.Pihaknya mendukung dan mengapresiasi langkah Gubernur Jabar Dedi Mulyadi yang terus meningkatkan Sumber Daya Manusia (SDM) di Jawa Barat melalui pendidikan.
Pemerintah Provinsi Jawa Barat memberikan akses kepada siswa tidak mampu agar bisa bersekolah di sekolah unggulan yang lulusannya terserap industri. Dengan akses itu, kualitas hidup siswa dapat meningkat sehingga tercipta kelas menengah baru di Jawa Barat.
Menurut legislator partai berlambang kepala burung garuda ini, peningkatan SDM sangat dibutuhkan di sektor industri agar dunia usaha bisa bertahan di Jawa Barat. peningkatan SDM sangat dibutuhkan di sektor industri agar dunia usaha bisa bertahan di Jawa Barat,tutur Wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Barat 10 meliputi Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Karawang ini.
Sebelumnya Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi yang akrab di sapa KDM, pada kegiatan Forum Industri Jawa Barat dengan tema Industri dalam Kerangka Pengembangan Industri Inklusif, Berdaya Saing, dan Berkelanjutan di Bale Gede Pakuan, jl.Otista Kota Bandung.
Orang nomor satu dijajaran Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat ini mengungkapkan, Akses kepada siswa tidak mampu diberikan dalam bentuk beasiswa kepada 100 siswa. KDM berencana untuk menambah jumlah penerima beasiswa hingga 800 orang.
Dengan memberikan akses ke sekolah unggulan, para siswa berpeluang besar untuk mudah terserap industri. Selanjutnya, karir siswa itu bisa berkembang hingga level manajer.
Semangatnya adalah harus lahir kelas menengah baru dari Jawa Barat dari sekolah-sekolah industri unggulan. Selama ini jarang sekali masyarakat ekonomi menengah ke bawah bisa sekolah di situ, ujar KDM.(Red/AdPar)