
Caption : Sekretaris Jenderal KOMISI (Komunitas Profesi Sales Indonesia),Ahmad Madani Penguji Eksternal
JAKARTA.LENTERAJABAR.COM,– Dalam upaya menyelaraskan kompetensi lulusan SMK dengan standar industri nasional, SMKN 20 Jakarta sukses menyelenggarakan Uji Kompetensi Keahlian (UKK) Pemasaran dengan menghadirkan tokoh penting di industri penjualan Indonesia.Kamis 30 April 2026.
Hadir sebagai Penguji Eksternal, Ahmad Madani, yang merupakan Sekretaris Jenderal (Sekjend) KOMISI (Komunitas Profesi Sales Indonesia), untuk memvalidasi langsung kesiapan 37 siswa-siswi kelas XII Jurusan Bisnis Digital.
Kehadiran Sekjend KOMISI ini menjadi sinyal kuat bahwa SMKN 20 Jakarta telah mengadopsi standar profesional yang diakui secara nasional, khususnya dalam penguasaan teknologi pemasaran terbaru tahun 2026.
Digitalisasi Vokasi: AI, Narasi, dan Live Commerce
Dalam UKK ini, para siswa diuji pada tiga bidang kompetensi krusial yang menjadi syarat utama tenaga kerja di era ekonomi digital:
Marketing Content Production with AI : Siswa menunjukkan kemahiran menggunakan Generative AI untuk riset pasar dan produksi konten kreatif secara efisien.
Soft Selling Content: Menguji kemampuan siswa dalam merancang narasi pemasaran (storytelling) yang persuasif dan membangun engagement tinggi.
Live Streaming Selling: Simulasi nyata menjadi host dan affiliate profesional, di mana siswa harus mengelola interaksi penonton dan mendorong konversi penjualan secara real-time.
Ahmad Madani, selaku Sekjend KOMISI, memberikan apresiasi tinggi terhadap terobosan kurikulum di SMKN 20 Jakarta. " Sebagai representasi dari komunitas profesi sales di Indonesia, saya melihat standar yang diterapkan di sini sudah sangat relevan dengan kebutuhan industri. Para siswa tidak hanya belajar cara menjual, tapi menguasai alat (tools) masa depan seperti AI. KOMISI berkomitmen mendukung sekolah yang berani bertransformasi seperti ini," tegas Ahmad Madani.
Kepala SMKN 20 Jakarta, Ibu Indah Sri Wahyuningsih, M.Pd, menyatakan kebanggaannya atas kehadiran pimpinan asosiasi profesi tersebut. "Kehadiran Pak Ahmad Madani selaku Sekjend KOMISI memberikan validasi yang sangat kredibel bagi lulusan kami. Ini memastikan bahwa 37 siswa kami memiliki kompetensi yang diakui secara industri, bukan hanya secara akademis," ujarnya.
Bapak Imam Gunawan, Guru Bisnis Digital SMKN 20 Jakarta, menambahkan bahwa bimbingan dari praktisi setingkat Sekjend KOMISI memacu motivasi siswa. "Anak-anak belajar langsung bagaimana menjadi KOL (Key Opinion Leader) dan affiliate yang profesional dari ahlinya," tambahnya.
Antusiasme terpancar dari para peserta yang merasa ujian ini sangat menantang namun membanggakan:
Keyza Alzena: "Diuji langsung oleh Sekjend KOMISI bikin saya makin semangat membuktikan kalau kami bisa jualan live secara profesional."
Farhanata: "Menggunakan AI dalam pembuatan konten di bawah pengawasan praktisi industri memberikan wawasan baru tentang efisiensi kerja digital. "
Raisya: "Teknik soft selling yang kami pelajari ternyata sangat dihargai di dunia profesional, ini membuat saya percaya diri untuk berkarir nanti.",tukasnya.(red/***)