![]() |
| Caption :Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Mayor Jenderal TNI (Purn) DR.H.Taufik Hidayat,SH.,MH,(foto istimewa) |
Tema HUT Kostrad 2026 yaitu Kostrad Prima, Mengabdi Untuk Indonesia Maju. Tema ini mencerminkan semangat transformasi TNI Angkatan Darat yang lebih modern dan nyata. Kata PRIMA sendiri merupakan akronim resmi yang dicanangkan dalam visi TNI saat ini yaitu profesional, responsif, integratif, modern, dan adaptif.Profesional, tangguh, dan selalu dicintai rakyat.
Anggota DPRD Provinsi Jawa Barat Mayor Jenderal TNI (Purn) DR.H.Taufik Hidayat,SH.,MH,menyampaikan ucapan selamat memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-65 Kostrad.Teruslah menjadi garda terdepan dalam menjaga kedaulatan dan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Anggota Komisi 1 DPRD Provinsi Jawa Barat yang membidangi pemerintahan ini mengungkapkan,"Selamat HUT ke-65 Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat. Semoga semakin profesional, modern, dan dicintai rakyat. Dedikasimu adalah nafas bagi kedaulatan bangsa. Teruslah berkarya untuk Indonesia Maju, Jayalah Kostrad, Jayalah TNI, Jayalah Indonesia".
Lebih lanjut dikatakan Kang Taufik,“Kostrad bukan hanya pasukan elit TNI AD, tetapi simbol kekuatan, disiplin, dan dedikasi tinggi bagi bangsa. Kita patut bangga dan mendukung penuh semangat juang mereka yang tak pernah padam, terutama dalam menghadapi tantangan zaman yang terus berkembang,” tutur wakil rakyat dari daerah pemilihan Jawa Barat 2 Kabupaten Bandung ini.
Politisi partai berlambang kepala burung garuda ini mengajak masyarakat untuk turut memberikan dukungan moril kepada seluruh prajurit TNI, khususnya Kostrad yang telah mengorbankan waktu, tenaga, bahkan nyawa untuk menjaga kedamaian dan keutuhan NKRI.
“Kita harus terus menjaga semangat nasionalisme dan memberikan penghargaan setinggi-tingginya kepada para prajurit kita. Mereka adalah pilar ketahanan bangsa,” pungkas peraih gelar doktor bidang hukum ini.
Sebagai informasi Kostrad dibentuk pada 6 Maret 1961 dengan nama awal Korps Tentara Ke-1/Cadangan Umum Angkatan Darat (Korra I/Caduad ). Kala itu, Mayjen TNI Soeharto ditunjuk menjadi Panglima Korra I Caduad. Personel Korra I Caduad diisi oleh Kodam-Kodam, dari pendidikan dasar masing-masing kecabangan.
Pembentukan tersebut didasari oleh kebutuhan TNI AD akan satuan militer yang bersifat mobile, siap tempur, dan mampu beroperasi di seluruh wilayah Indonesia secara cepat.
Kostrad ingin menjadi kekuatan militer yang tidak hanya kuat secara otot dan senjata, tetapi juga berkontribusi dalam membantu masyarakat dan mendukung agenda nasional yang lebih luas. Prajurit Kostrad diharapkan menjadi sosok yang tangguh di medan laga, namun turut berkontribusi dalam visi Indonesia Emas 2045.(Red/AdPar)
